stripe
Psikologi

Rumah Berantakan Naikkan Tingkat Stres!

Penulis : Indira Soewarno
Rumah Berantakan Naikkan Tingkat Stres!
Foto : Ilustasi kamar berantakan. Sumber : tripadvisor.com

SATUHARAPAN.COM/LIFE – Depresi bisa diakibatkan berbagai macam problem. Pekerjaan di kantor, konflik dengan orang lain, masalah finansial atau problem lain. Namun tahukah anda bahwa kondisi rumah yang berantakan bisa memicu masalah ini juga?

Hal ini dikatakan oleh Dr.Pamela Thacher, associate professor of psychology dari St Lawrence University, New York, Amerika Serikat. Kondisi semakin parah jika yang berantakan adalah kamar tidur. Hal ini mengakibatkan tidur tidak nyaman. Jika sudah begini, kualitas tidur pun menurun. Efeknya kemampuan berpikir menjadi lebih lambat, mudah lelah dan mengantuk. Ujung-ujungnya kadar stres meningkat.

Kondisi rumah dan kamar berantakan menunjukkan bahwa si empunya adalah penimbun barang. Dia tidak bisa memilah barang mana yang masih bisa digunakan kelak dan barang mana yang memang harus segera dibuang. Ini menunjukkan mereka adalah pribadi yang sulit atau takut dalam mengambil keputusan.

Hal ini dibuktikan dari riset yang dilakukan Dr. Thacher terhadap 281 orang terdiri atas 198 orang yang memiliki kamar rapi dan 83 orang yang kamarnya berantakan. Hasilnya mereka yang “hobi” menimbun barang dan kamarnya berantakan lebih sering mengalami masalah tidur. Tingkat stres mereka dilaporkan juga lebih tinggi.

Rumah termasuk kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali. Oleh karena itu kondisinya harus rapi dan bukan menjadikannya “gudang tak bertuan”. [Daily Mail]

Share
Article
Share to Twitter
Share to Facebook
Share to Google Plus
READ THIS
x

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/satuhara/public_html/life/template/article.tpl on line 232
Thank you for subscribing our newsletter