stripe
Psikologi

Sering Terlambat, Mengapa?

Penulis : Prasto Prabowo
Sering Terlambat, Mengapa?
Ilustrasi. Sumber : Shutterstock

SATUHARAPAN.COM/LIFE – Apakah anda tipe yang sering terlambat saat datang ke suatu tempat? Janjian bertemu, terlambat. Ke kantor, juga terlambat. Hal ini tentu tidak baik bagi anda. Orang lain pun akan menganggap anda sebagai orang yang kurang berkomitmen pada waktu. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Dikutip LIFE SatuHarapan.com dari artikel Susan Krauss Whitbourne, PhD,  professor of Psychological and Brain Sciences pada University of Massachusetts Amherst di Psychology Today, berdasarkan penelitian duo psikolog dari Washington University yakni Emily Waldun dan Mark McDaniel, orang sering terlambat karena masalah manajemen waktu atau disebut sebagai Time-Based Prospective Memory (TBPM).

Orang dengan TPBM bagus lebih mampu mengatur waktunya lebih efisien sehingga kemungkinan mengalami keterlambatan dalam beraktivitas lebih sedikit. Whitborne menyarankan agar tidak mengalami keterlambatan, sebaiknya lakukan hal di bawah ini :

1. Persiapkan segala sesuatunya lebih awal. Selalu cek jam anda. Ini akan mengingatkan anda pada aktivitas yang akan anda lakukan. Misal nanti pukul 15.00 anda ada janji meeting di luar kantor. Kondisi jalanan macet. Anda harus berpikir untuk berangkat paling lambat pukul 13.30 atau 14.oo. Jangan sampai anda kelewatan waktu.

2.Selesaikan apa yang harus anda selesaikan. Dengan kondisi harus segera berangkat pukul 13.30, anda harus selesaikan pekerjaan anda paling lambat pukul 13.00. Gunakan waktu 30 menit untuk mempersiapkan kepergian agar jangan sampai ada yang tertinggal. Jangan sekali-sekali anda berpikir “ah masih bisa mengerjakan satu hal lagi”. Hal ini akan menyebabkan terlambatnya anda.

Jika anda sudah melakukan hal di atas, anda akan bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik tanpa harus terburu-buru. So, don’t be late!

Share
Article
Share to Twitter
Share to Facebook
Share to Google Plus
Thank you for subscribing our newsletter