Loading...
DUNIA
Penulis: Melki Pangaribuan 21:01 WIB | Kamis, 01 Desember 2016

13 LSM Internasional Dukung Papua Tentukan Nasib Sendiri

Ilustrasi. Ratusan pemuda dari Aliansi Mahasiswa Papua dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-West Papua) menggelar aksi damai memperingati Hari Kemerdekaan Papua di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat hari Kamis (1/12). (Foto: Dedy Istanto)

KUALA LUMPUR, SATUHARAPAN.COM – 13 organisasi internasional dan delapan kelompok dari Indonesia menyatakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Papua Barat untuk menentukan nasib sendiri.

Seperti dilansir dari malaysiakini.com, hari Kamis (1/12), solidaritas 21 organisasi tersebut menyatakan menolak segala bentuk intervensi imperialis dalam proses perjuangan demokrasi di Papua Barat.

“Solidaritas kami dengan rakyat Papua Barat untuk menentukan nasib sendiri merupakan bagian dari perjuangan melawan imperialisme dan koorporasi internasional yang akan mendukung praktik perampasan tanah penjajahan di Papua Barat,” tulis pernyataan itu.

“Kami juga mendesak orang-orang di seluruh dunia untuk mengkonsolidasikan upaya untuk memperluas solidaritas dengan perjuangan rakyat Papua untuk menentukan nasib sendiri,” lanjut pernyataan itu.

Dalam pernyataan bersama itu, 21 organisasi itu menyampaikan lima point tuntutan kepada pemerintah Indonesia.

1. Menghormati hak untuk menentukan nasib sendiri rakyat Papua Barat, termasuk memegang referendum untuk memutuskan masa depan Papua Barat.

2. Berhenti melakukan represi terhadap rakyat Papua Barat yang menyuarakan permintaan atas penentuan nasib sendiri.

3. Lindungi hak untuk kebebasan informasi, kebebasan berekspresi, kebebasan berserikat dan kebebasan berpikir bagi masyarakat Papua.

4. Meningkatkan kehidupan rakyat Papua Barat dengan memberikan pendidikan gratis, kesehatan universal dan transportasi publik yang terjangkau.

5. Menolak politik rasial yang dilakukan oleh militer dan polisi Indonesia terhadap rakyat Papua Barat.

Menurut pernyataan bersama itu, sampai hari Kamis (1/12), orang-orang Papua Barat terus menghadapi intimidasi, penindasan dan kekejaman oleh pemerintah Indonesia.

“Tahun ini saja, ribuan telah ditangkap karena menyuarakan tuntutan mereka untuk menentukan nasib sendiri dan referendum kemerdekaan,” tulis pernyataan itu.

13 organisasi internasional tersebut di antaranya:

  1. The Socialist Party of Malaysia (PSM) - Malaysia
  2. Oppressed People's Network (Shout) - Malaysia
  3. Youth Solidarity Malaysia (SAMM) - Malaysia
  4. Awami Workers Party - Pakistan
  5. Partido Lakas ng Masa (PLM) - Philippines
  6. socialist Alliance - Australia
  7. Anticapitaliste Nouveau Party (NPA) - France
  8. Pioneer - Hong Kong
  9. Globalization Monitor - Hong Kong
  10. Socialist Popular Alliance Party - Egypt
  11. Asia Monitor Resource Centre (AMRC)
  12. Committee for Asian Women (CAW)
  13. Fourth International

Kemudian delapan kelompok dari Indonesia di antaranya: 

  1. Partai Pembebasan Rakyat (PPR) - Indonesia
  2. Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (PEMBEBASAN) - Indonesia
  3. Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) - Indonesia
  4. Pusat Perjuangan Rakyat Indonesia (PPRI) - Indonesia
  5. Asosiasi Solidaritas.net - Indonesia
  6. Lingkar Studi Sosialis - Indonesia
  7. States Culture Society Indonesia (earth) - Indonesia
  8. Society JUBI, Jayapura, West Papua - Indonesia 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home