Loading...
DUNIA
Penulis: Wiwin Wirwidya Hendra 13:38 WIB | Kamis, 18 April 2013

5 Fotografer AP Borong Pulitzer

5 Fotografer AP Borong Pulitzer
Para fotografer peraih Pulitzer. Searah jarum jam, Rodrigo Abd, Manu Brabo, Narciso Contreras, Khalil Hamra dan Muhammed Muheisen. (dok. AP)
5 Fotografer AP Borong Pulitzer
Hasil jepretan Rodrigo Abd, yang merekam Bilal, 11, yang sedang diajarkan cara menggunakan roket granat di Idlib, Suriah Utara.
5 Fotografer AP Borong Pulitzer
Hasil jepretan Narciso Contreras yang merekam aksi pemberontak yang menodongkan senjata sniper ke arah tentara Syria dari gedung apaertemen di Jedida, Aleppo, Suriah (dok. AP)
5 Fotografer AP Borong Pulitzer
Hasil jepretan Khalil Hamra, yang merupakan salah satu dari 20 seri foto pemenang Pulitzer. Menggambarkan pejuang tentara Suriah di sebuah rumah perlindungan di Aleppo, Suriah.

KANADA, SATUHARAPAN.COM - Senin (15/4) lalu, Kantor Berita The Associated Press (AP) diumumkan memperoleh anugerah Penghargaan Pulitzer atas karya fotografi yang merekam kejadian perang sipil di Syria. Karya-karya foto menakjubkan tersebut adalah hasil jepretan lima fotografer AP, diantaranya Rodrigo Abd, Manu Brabo, Narciso Contreras, Khalil Hamra dan Muhammed Muheisen.

Perolehan Pulitzer Prize ke-51 tahun ini memang didominasi oleh karya-karya para wartawan foto AP. Mereka berhasil merekam adegan-adegan berdarah di Syria, situasi mencekam akibat perang, serta berhasil menyentuh dunia dengan gambar-gambar menyentuh serta tragis yang ditunjukkan oleh warga Syria di tengah berkecamuknya perang.

Menangkap momen-momen seperti itu, seperti dikatakan oleh Redaktur Foto AP, Santiago Lyon, bukanlah hal yang mudah dilakukan. Memerlukan keberanian dan fotografer juga harus menembus berbagai perijinan untuk bisa mengakses daerah-daerah konflik yang memakan korban meninggal hingga 60,000 jiwa tersebut.

"Rodrigo, Manu, Narciso, Khalil dan Muheisen adalah beberapa dari sekian banyak fotografer berbakat dunia. Tentu saja kami semua bangga dengan prestasi yang mereka raih," ucapnya.

AP seperti dijelaskan oleh Senior Vice President sekaligus Executive Editor-nya, Kathleen Caroll, telah membuat komitmen serius untuk meliput perang di Syria dan pengiriman jurnalis yang kompeten untuk meliput setiap kejadian di sana adalah salah satu buktinya.

"Tanpa mereka, dunia tidak akan peduli betapa menegangkan, menggetarkan, dan menyedihkannya situasi di Syria," ujarnya bangga.

Simak hasil foto mereka di : http://www.ap.org/states/tester/syriaap/index.html

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home