Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Dewasasri M Wardani 15:16 WIB | Jumat, 06 September 2019

Acara Akhir Pekan 7 – 8 September 2019

Festival Budaya Solo International Performing Arts 2019. (Foto: pesona.travel)

SATUHARAPAN.COM – Akhir pekan Anda di awal bulan September 2019 ini, akan dimeriahkan pertunjukan tari, musik, pameran buku Indonesia International Book Fair 2019, dan festival kuliner.

Tak ketinggalan Pameran Perupa Batuan, festival budaya di Solo, dan Festival Wisata Loksado 2019 di Kalimantan Selatan, turut memeriahkan akhir pekan kali ini.

Berikut acara pilihan Redaksi satuharapan.com, yang dapat menemani pencinta hiburan melewatkan akhir pekan bersama keluarga tercinta

Sabtu, 7 September

Galeri Indonesia Kaya, pukul 15.00 dan 19.00 WIB, Pertunjukan Tari Pesona Timur oleh Komunitas Perempuan

“Pesona Timur” menampilkan tarian daerah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Papua, yang dimeriahkan dengan parade koleksi busana dengan tema ‘Toraja Kaboro’ persembahan Batik Chic oleh desainer Novita Yunus.

Pertunjukan ini menyajikan tarian-tarian daerah yang banyak dikenal, seperti Pakarena, Pagellu, Tifa, Gaba-Gaba, dan sebuah tari garapan Perempuan Menari yang terinspirasi oleh Papua, disertai dengan humor dalam dialog dan drama.

Perempuan Menari adalah sarana berkumpulnya insan yang memiliki kesamaan minat dalam bidang seni, khususnya seni tari Nusantara, yang didirikan sejak 6 Januari 2018. Perkumpulan ini didirikan agar semakin banyak perempuan Indonesia yang bangga akan jati dirinya sebagai orang Indonesia yang mencintai budaya dan tradisi lokal yang mampu menjadi duta budaya Indonesia di mana pun dia berada, dan juga menjadi wadah bagi perempuan dari segala usia, profesi, latar belakang pengalaman menari dan mencintai budaya Indonesia untuk belajar menari tradisional Indonesia.

Sebagai ruang untuk mengembangkan seni budaya asli Indonesia, Perempuan Menari berusaha mengedukasi dan menyebarkan nilai-nilai luhur kearifan lokal yang menjadi jati diri bangsa, yang tersirat dalam makna suatu tarian dan menjadi sarana untuk mengolah raga, rasa, dan estetika sekaligus menambah pertemanan dengan kegiatan positif yang menyenangkan.

Dengan anggota 80 orang dari berbagai macam latar belakang dan umur, Perempuan Menari telah turut menari di beberapa acara, seperti Pesona Wastra Sulam dan Bordir di Museum Tekstil Jakarta, dan tarian pembuka di Sendratari Ramayana, Candi Bentar TMII.

Jakarta Convention Center, Pameran Buku Indonesia International Book Fair 2019

Acara berlangsung pada Rabu (4/9) – Minggu (8/9).

Saatnya berekspresi belanja buku di zona kalap IIBF 2019. Belanja lebih nyaman. Pasti dapat diskon. Masuk gratis. Diikuti lebih dari 20 negara.

Program acara: Peluncuran Buku, Wisata Literasi, Zona Kalap, Talkshow, Workshop, Jumpa Pengarang, Aneka Lomba, Indonesia Rights Fair, Ikapi Award, Indonesia Partnershop Program, Bintang Tamu dan akan hadir Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anis Baswedan, para penulis seperti Rhenald kasali, Marchela FP, A Fuadi, Chandra Malik, Asmanadia,

Zona Kalap diskon hingga 90 persen (tersedia buku impor murah dan mainan edukatif) puluhan penerbit internasional, ratusan penerbit nasional.

Ragam Acara IRF, Indonesia partnership program, wisata literasi, pra event book carnival, ikapi book award.

Info dan kontak: Hotline : 0815 9912 678

Main Atrium, Grand Metropolitan Bekasi, Festival Kampoeng Kuliner 2019

Acara berlangsung pada Rabu (4/9) – Minggu (22/9).

Kini Kampoeng Kuliner  hadir di Kota Bekasi, penasaran kan makanan apa saja yang tersedia?!

Ada Live Band performance di setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu

Ajak keluarga, teman sahabat dan kekasih kamu untuk datang Grand Metropolitan.

Info dan kontak: Facebook: Grand Metropolitan, Twitter: @grandmetmall, Instagram: @grandmetropolitan

Ciputra Artpreneur Theater, Pukul 19.00 WIB – Selesai, Konser Cinta Neona

Konser ini, bercerita tentang Cinta Neona terhadap seni budaya Indonesia, dan juga terdapat petualangan Neona yang berisi nasihat kehidupan dan keluarga. Selain itu, konser ini dilengkapi dengan tokoh animasi dan boneka, serta menggunakan panggung multisetting, dilengkap musik dengan Rythym Section, LED, dan Multimedia .

JEC Yogyakarta, Pameran Indonesia Grafika Expo – Yogyakarta

Acara berlangsung pada Sabtu (7/9) – Selasa (10/9).

Pameran Indonesia Grafika Expo 2019 dilaksanakan bersamaan dengan pameran Yogyakomtek, pameran komputer terbesar, terlengkap, dan terbanyak.

Pastikan hadir dan mendapatkan manfaatnya.

Gd. Andromeda Polonia Medan, Big Bad Wolf Medan 2019

Acara berlangsung pada Jumat (6/9) – Senin (16/9).

Diskon 60 – 80 persen, buka 24 jam nonstop, gratis masuk gedung.

Bazar buku terbesar di dunia hadir di kota Medan untuk kedua kalinya. Persiapkan dirimu mulai dari sekarang, pantau terus media sosial official BBW untuk info dan promo menarik sebelum dan sepanjang acara.

Jogjatronik Mall, Pukul: 10.00-21.00 WIB, Pameran Alat Digital Jogjatronik Digital Expo 2019

Acara berlangsung pada Minggu (1/9) – Minggu (1/9), masuk gratis.

Jogjatronik Digital Expo adalah Event yang diselenggarakan di Jogjatronik Mall pada tanggal 1-8 September 2019, dengan rangkaian acara banyaknya promo terkait digital seperti laptop, PC, printer, CCTV, aksesori, dan masih banyak lainnya.

Masih banyak rangkaian acara yang lain, yaitu seperti workshop dengan tema "Digital dan Mobile Game Turnamen", ditambah dengan banyaknya undian berhadiah akan menjadikan event semakin menarik.

Info dan kontak: 0817 464 769

Benteng Vastenburg Solo, Festival Budaya Solo International Performing Arts 2019

Acara berlangsung pada Kamis (5/9) – Sabtu (7/9).

Tahun ini, SIPA mengangkat tema “Art as Social Action”. Akan disediakan sekitar 5.000 kursi untuk penonton yang ingin menyaksikan karya seni pertunjukan terbaik. Pertunjukan seni dijamin makin memukau dengan panggung yang cukup besar sepanjang 33.7 meter. Ditambah tempatnya yang menjadi bangunan bersejarah, pasti akan membuat wisatawan menghadir pertunjukan ini.

Solo Internatioal Performing Arts (SIPA) 2019 digelar pada tanggal 5-7 September 2019, di Benteng Vastenburg. Tak hanya seniman lokal saja yang tampil, beberapa seniman dari daerah di Indonesia dan Asia pun dipastikan tampil di SIPA 2019.

Seniman dari Indonesia yang akan tampil antara lain; De Tradisi (dari Medan), Fierart Dance Group (Bandung), Labor Seni Terasuru (Aceh), Malay Dans Studio (Riau), Mila Art Dance (Yogyakarta), Folakatu Art Tidore (Tidore), Kemlaka Sound of Archipelago (Solo), Duta Seni KS (Banten), Abib Igal Dance Project (Yogyakarta), dan Aceh Performance Art (Aceh).

Sedangkan musisi dari Asia yang akan tampil di SIPA 2019 antara lain; Hi Mask (Korea Selatan), Senju Kabuki Dance (Jepang), Korea National University of Arts (Korea Selatan), Yamato Dance Unit (Jepang), dan The Arts and the Aesthetics (India).

Minggu, 8 September

Galeri Indonesia Kaya, Pukul 15.00 WIB, Pertunjukan Musik Hikayat Dayung dan Harumbai oleh FIS DUO

Fis Duo menawarkan sebuah konsep musikalitas pop yang bersentuhan dengan musik etnik asli Maluku. Konsep musik Fis Duo ialah menyajikan kapata (sastra lisan dan nyanyian dalam ritual), yang dikemas dalam musik aliran pop etnik yang bertemakan perjuangan, cinta dan rumah; serta bersentuhan dengan instrumen Tifa, Tahuri, Rain Stick, Lap Steel Guitar, Guitar, Violin, Bass, Vokal.

Pada pertunjukan kali ini, Fis Duo juga akan berkolaborasi bersama penyair yang sama-sama dari Maluku. Theoresia Rumthe dan Weslly Johannes; mereka akan mengusung karya sastra yang bertemakan Maluku.

Fis Duo adalah sebuah group band yang terbentuk pada tanggal 2 Desember 2014, didirikan atas nama kecintaan kepada Maluku dan mempertahankan keaslian musik lokal Maluku, serta merekam jejak  anak-anak Maluku yang menetap di Yogyakarta dan berkarya dengan keyakinan:  musik. Ferdy Karel Soukotta dan Chrisema Ramayona Latuheru adalah pencetus awal Fis duo. Kemudian Rico Matahelumual, Yehenka Latuheru, Zifyon Pattinama dan Glenn bersama menyepakati menjalani tujuan Fis Duo

Masing-masing personel berasal dari Maluku, memiliki berbagai latar belakang yang berbeda namun memiliki visi dan misi yang sama dalam bermain musik. Mereka berkeinginan menjaga identitas sebagai Maluku dan memakai musik sebagai medianya. Maka terbentuklah Fis Duo yang membawakan jenis musik bernuansa pop etnik.

Mereka berharap dengan membawakan jenis musik ini, dapat mengambil bagian di ruang-ruang ekspresi yang dapat menunjang perkembangan dan mempertahankan identitas Fis Duo sebagai musisi dari Maluku untuk merawat nilai lokalitas kedaerahan melalui musik. Dalam perwujudannya, mereka lebih mengutamakan Live Performance dan Digital Publish.

Personel Fis Duo sendiri terdiri atas beberapa mahasiswa Institut Seni Indonesia di Yogyakarta yang mendalami jurusan Etnomusikologi, Pop Jazz, dan Magister Pengkajian musik.

Yogyakarta, Lomba Lari BIG ISOC (Indonesian Students Orienteerin Competition)

Acara berlangsung pada Sabtu (7/9) – Minggu (8/9).

Harga tiket masuk: Mahasiswa Rp250.000, Pelajar dan sederajat Rp200.000, Official Rp75.000

BIG ISOC 2019 merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Diploma Penginderaan Jauh Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini merupakan kompetisi lomba lari dengan menggunakan peta atau disebut sebagai orienteering. Orinteering merupakan olahraga dimana seorang orienteer (pelaku orienteering) bernavigasi menggunakan peta dan kompas untuk menemukan titik-titik kontrol yang telah ditandai di lokasi-lokasi tertentu pada area perlombaan dengan waktu secepat mungkin.

Lebih dari sebuah olahraga biasa, orienteering memadukan berbagai aspek antara keselarasan berpikir, kecepatan, dan kekuatan fisik. Pelaksanaan orienteering pun dilaksanakan di segala medan pada permukaan bumi seperti area pegunungan, perbukitan, pantai, perdesaan dan lainnya.

Orienteering sebagai sebuah olahraga yang universal dimana olahraga ini dapat dilakukan oleh berbagai kalangan baik tua, muda, dan dari kalangan atlet profesional hingga pelajar. Kompetisi ini mengandalkan kemampuan membaca peta, menggunakan kompas, serta kekuatan untuk melalui medan-medan yang telah ditentukan.

Info dan kontak: Ketua (0898 1644 303)/Iqbal Afriansyah W.

Humpub (0858 0623 2321)/ Jihan S

Bentara Budaya Bali, Pukul 10.00 – 18.00 WITA, Pameran Perupa Batuan Ibu Rupa Batuan

Pembukaan: Minggu (8/9), Pukul 18.30 WITA

Acara berlangsung pada Senin (9/9) – Rabu (18/9)

Pameran karya-karya seniman Desa Batuan lintas generasi kali ini tergolong akbar menampilkan 76 karya seniman. Ada 52 karya seni lukis dan 24 karya seni topeng.

Tidak hanya menampilkan karya generasi terkini, namun juga karya generasi terdahulu. Generasi tertua adalah Ida Bagus Made Widja (1912-1992), Ida Bagus Made Togog (1913-1989), Nyoman Ngendon (1920-1947), I Made Djata (1920-2001). Sementara generasi termuda adalah I Wayan Aris Sarmanta (1995).  Sebagai kurator yakni I Wayan ‘Jengki’ Sunarta.

Pameran seni lukis dan topeng gaya Batuan kali ini adalah sebagai bentuk penghormatan terhadap “tanah, air, dan ibu“. Desa Batuan sendiri sejak zaman kerajaan telah dikenal sebagai salah satu pusat peradaban di Bali. Desa ini telah melahirkan banyak seniman mumpuni dalam berbagai bidang seni, seperti lukis, patung, tari, topeng. Untuk seni lukis tradisional gaya Batuan sendiri telah diakui oleh pemerintah Republik Indonesia sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2018.

Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan, Festival Wisata Loksado 2019

Acara berlangsung pada Jumat (6/9) – Minggu (8/9)

Festival Loksado 2019 menyuguhkan kebudayaan dan kearifan lokal. Para peserta yang akan mengikuti kegiatan festival akan mengikuti serangkaian kegiatan selama dua hari yang diadakan di Desa Pejalin, Kabupaten Bunglungan. Mulai dari kegiatan penanaman pohon, fun trekking ke air terjun Haratai, permainan tradisional menyumpit dan batungkau, hingga menyaksikan tarian adat lokal di Loksado.

Selain itu, para peserta juga akan menyaksikan pertunjukan seni adat dan tarian kurung-kurung hingga merasakan sensasi arung jeram dengan menggunakan rakit bambu atau yang lebih dikenal dengan sebutan bamboo rafting.

Editor : Sotyati

Gaia Cosmo Hotel
Zuri Hotel
Back to Home