Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 11:06 WIB | Selasa, 08 Oktober 2019

Ada Gundala di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Yogyakarta Komik Weeks (YKW) 2019 dihelat di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta.
Ada Gundala di Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Patung Gundala di depan Museum Sonobudoyo yang dipamerkan pada Yogyakarta Komik Weeks 2019, Senin (7/10). (Foto-foto: Moh. Jauhar al-Hakimi)
Ada Gundala di Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Beberapa koleksi karya komik yang dipamerkan di YKW 2019.
Ada Gundala di Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Repro karya komik Abdulsalam berjudul Untung Surapati di YKW 2019.
Ada Gundala di Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Repro karya komik Hasmi di YKW 2019.

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Sebuah patung figur Gundala dalam ukuran orang dewasa sedang duduk dan tertawa sambil menunjuk ke satu arah seolah sedang menyaksikan kelucuan yang bersumber dari arah perempatan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, terpajang di kawasan pedestrian yang berada di depan Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

Patung Gundala tersebut menjadi salah satu materi pameran Yogyakarta Komik Weeks (YKW) 2019 yang dihelat di Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

Setelah penyelenggaraan Kukuruyug yang keempat tahun lalu, sebuah perhelatan komik dari komunitas di Yogyakarta, tahun ini tensi penyelenggaraan Kukuruyug #5 ditingkatkan menjadi Yogyakarta Komik Weeks (YKW).

Sebelumnya pada 22 Agustus 2019 diselenggarakan pra-event YKW di Omah Petroek berupa workshop komik serta lomba komik Kukuruyug #5. Dalam lomba tersebut terpilih 30 karya yang akan diikutsertakan dalam pameran komik YKW bersama 30 karya komukis dari Yogyakarta dan luar DI Yogyakarta.

“Yang dipresentasikan dalam pameran komik nantinya adalah karya dari komikus yang sudah berkiprah baik yang masih hidup maupun sudah meninggal dunia, ditambah dengan hasil lomba komik dalam Kukuruyug #5. Mulai dari zaman cetakan kertas hingga yang sudah masuk dalam karya komik saat ini yang banyak beredar di dunia maya (daring-online),” papar salah satu kurator YKW, Terra Bajraghosa, saat jumpa media, Senin (7/10).

Dalam hal ini Terra menambahkan YKW memberikan ruang bagi Abdulsalam, komikus yang dianggap memiliki karya dan diterbitkan dalam bentuk buku untuk pertama kalinya tahun 1952, yang sebelumnya sudah diterbitkan secara berkala di harian umum Kedaulatan Rakyat Yogyakarta.

Selain karya Abdulsalam pada YKW 2019 juga dipamerkan komik karya Harya Suraminata yang dikenal dengan nama Hasmi dengan komik yang mengangkat figur superhero Gundala Putra Petir.

Danang Catur dari ruang kolektif Mulyakarya yang juga kurator YKW 2019 menjelaskan bahwa komik bukan hanya sekadar bacaan anak dan dewasa, namun merupakan produk budaya dan industri yang bisa mencerminkan karakter sebuah bangsa.

“Kisah kepahlawanan Pendudukan Kota Yogyakarta yang dibuat Abdulsalam dan diterbitkan secara berkala oleh harian Kedaulatan Rakyat ataupun kisah kepahlawanan fiksi Godam yang dibuat Wid NS dan Gundala Putra Petir-nya Hasmi. adalah beberapa karya komikus Indonesia yang masih bisa kita nikmati sampai saat ini bahkan telah mengalami alih media menjadi karya multimedia (film-animasi),” jelas Danang saat jumpa media.

YKW 2019 yang mengangkat tajuk “Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya” akan berlangsung selama 8-22 Oktober 2019 di Museum Sonobudoyo Jalan Pangurakan No 6 Yogykarta dengan beberapa event kegiatan, mulai dari diskusi, bazaar komik, screening film, Yogyakarta Komik Weekend, bincang komik, serta pameran karya komik.

Berikut agenda kegiatan Yogyakarta Komis Weeks 2019 yang berlangsung 8-22 Oktober di kompleks Museum Sonobudoyo Yogyakarta:

1. Diskusi yang berlangsung dua kali. Diskusi pertama dengan tema “Komik Indonesia Hari Ini” berlangsung pada Minggu (13/10), sementara diskusi kedua dengan tema “Relasi Komik dan Film Indonesia” berlangsung pada Minggu (20/10). Kedua diskusi dihelat pada pukul 11.00 – 13.00 WIB di Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

2.  Bazaar Komik, diselenggarakan setiap akhir pekan (hari Sabtu dan Minggu) selama penyelenggaraan YKW 2019. Periode pertama: 12-13 Oktober 2019, periode kedua: 19-20 Oktober 2019 mulai pukul 10.00 – 21.00 WIB di Museum Sonobudoyo.

3.  Screening Film, diselenggarakan setiap akhir pekan (hari Sabtu dan Minggu) selama penyelenggaraan YKW 2019, dalam dua sesi. Sesi pertama pukul 13.00-15.00 WIB dan sesi kedua pukul 19.00 – 21.00 WIB di Museum Sonobudoyo. Film yang diputar Pendekar Cyborg, Tengkorak, Neon City Files, Pocong Hiu Unleashed, Profil Hasmi, dan Rock N Roll Komik.

4.  Yogyakarta Komik Weekend, diselenggarakan sebanyak dua kali yakni pada tanggal 12 Oktober dan 19 Oktober 2019 pukul 15.00 – 21.00 WIB. Yogyakarta Komik Weekend meliputi performance drama komikal, akumstikomik, dan komikotum/cosplay.

5.  Bincang Komik, pada 12-13 Oktober 2019 berupa bedah buku “Hasmi, Pencipta Legenda Gundala”, bedah komik “Shivers V”, dan bedah novel “Sang Fotografer”

6.  Pameran Komik, mempresentasikan 60 karya seniman komik berlangsung 8-22 Oktober 2019 mulai pukul 10.00-21.00 WIB setiap harinya di Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

Informasi seputar kegiatan Yogyakarta Komik Weeks 2019 bisa menghubungi sekretariat panitia di Kuncen WB 1/528 RT 23 RW 05, Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan-Yogyakarta atau sekretariat panitia YKW 2019 di Museum Sonobudoyo Yogyakarta melalui narahubung Gita 081390390883.

Editor : Sotyati

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home