Loading...
DUNIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 06:39 WIB | Jumat, 25 April 2014

AS Janji Bantu Tokyo Jika Tiongkok Menyerang

Presiden Barack Obama berjabat tangan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sebelum makan malam pribadi di Sukiyabashi Jiro restoran di Tokyo. (Foto: pbs.com/AFP/ Getty Images)

TOKYO, SATUHARAPAN.COM - Pernyataan bersama yang dirilis setelah KTT AS-Jepang pada Kamis (24/4) secara eksplisit menyebutkan kepulauan yang menjadi pusat sengketa dengan Tiongkok tercakup dalam aliansi keamanan yang mewajibkan Washington untuk membantu Tokyo jika diserang, kata beberapa laporan.

Laporan tersebut akan menjadi kabar baik bagi pemerintahan Jepang, yang sangat membutuhkan dukungan kuat AS dalam perseteruan yang menurut beberapa pengamat adalah bentuk sengketa geopolitik paling berbahaya di wilayah tersebut.

Kapal-kapal milik Tiongkok dan Jepang saling memadati perairan di sekitar kepulauan tersebut selama beberapa bulan terakhir ini, dengan masing-masing pihak menekankan bahwa merekalah pemilik yang sah dari kepulauan tersebut.

Presiden Barack Obama tiba di Tokyo pada Rabu malam dalam kunjungan kenegaraannya selama tiga hari dan menghadiri acara makan malam bersama dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Setelah makan malam dengan Obama, Abe mengatakan kepada wartawan bahwa dia menginginkan pembicaraan KTT mendatang, “mengirimkan sebuah pesan kepada dunia bahwa aliansi Jepang-AS sangat kuat dan stabil.”

Beberapa laporan media mengatakan penyataan gabungan pascapertemuan tersebut akan mengofirmasi bahwa Washington menerimanya sebagai sebuah tugas di bawah kesepakatan pertahanan untuk membantu Jepang jika kepulauan tersebut – yang disebut Senkaku di Jepang dan Diaoyu di Tiongkok – diserang.

Bahkan sebelum mendarat di Tokyo, Obama mempertegas bahwa AS akan mendukung Tokyo jika Tiongkok mengambil langkah permusuhan apa pun atas kepulauan Laut Tiongkok Timur. (AFP)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home