Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 08:35 WIB | Sabtu, 22 Februari 2020

AS Tangkap Agen DEA Yang Terlibat Pencucian Uang

(Foto ilustrasi dari The Washington Post)

WASHINGTON DC, SATUHARAPAN.COM-Pihak berwenang Amerika Serikat menangkap seorang mantan agen pemberantasan narkoba (Drug Enforcement Administration / DEA) pada hari Jumat (21/2) dengan tuduhan dia berkonspirasi dengan penyelundup obat terlarang di Kolombia untuk mencuri jutaan dolar yang disita pemerintah AS dari tersangka perdagangan obat.

Dalam sebuah dakwaan, jaksa penuntut mengatakan, Jose Irizarry telah "memperkaya dirinya sendiri dengan diam-diam menggunakan posisinya dan akses khusus ke informasi." Dia menggunakan uang itu, kata mereka, untuk mendanai gaya hidup mewah rumah dan mobil dan perhiasan mahal.

Jaksa federal mengatakan Irizarry menggunakan posisinya dengan agen obat-obatan untuk mencuci uang dengan bantuan apa yang mereka sebut sebagai "organisasi penyelundupan narkoba dan pencucian uang yang berbasis di Kolombia" yang seolah-olah dia selidiki. Jaksa juga mendakwa istrinya, Nathalia Gomez-Irizarry.

Agen FBI menangkap Irizarry dan istrinya pada hari Jumat (21/2) di Puerto Rico. Mereka didakwa dengan 19 tuduhan penipuan, konspirasi dan pencurian identitas.

Jaksa menuduh Irizarry, yang dulunya sebagai agen, mengambil keuntungan dari jenis investigasi DEA yang sangat sensitif, di mana agen berperan sebagai pencuci uang, mengumpulkan uang dari pengedar narkoba dan menyalurkannya melalui rekening bank yang disamarkan. Mereka mengatakan Irizarry diam-diam mengalihkan uang itu ke rekening yang dikendalikan dia dan konspirator lainnya.

Pada akhir 2013, kata jaksa penuntut, Irizarry membantu mengumpulkan hampir US $ 1,1 juta dari tersangka pengedar narkoba yang disetor ke rekening bank DEA yang disamarkan. Irizarry kemudian memiliki lebih dari setengah uang yang ditransfer ke akun yang dikendalikan oleh salah satu rekannya.

Dua tahun kemudian, Irizarry membantu mengumpulkan lebih dari satu juta Euro dalam "uang tunai" dari para pedagang di Belanda, kemudian mengirim US$ 141.000 ke dealer mobil untuk dirinya sendiri dan kepala kelompok perdagangan manusia Kolombia.

Irizarry dan para konspirator yang tidak disebutkan namanya menggunakan uang itu untuk "membeli perhiasan, kendaraan mewah, rumah, dan memberi hadiah uang tunai kepada teman dan keluarga," menurut dakwaan itu.

Irizarry mengundurkan diri dari DEA pada tahun 2018. Seorang pengacara yang ditugaskan untuk mewakili Irizarry, Jose L. Novas-Debien, tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Penangkapannya adalah hal terburuk terbaru untuk DEA. Pekan lalu, mantan agen lain dijatuhi hukuman penjara karena membantu menyelundupkan ribuan kilogram kokain dari Puerto Rico ke New York. (Reuters/AP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home