Loading...
DUNIA
Penulis: Melki Pangaribuan 17:15 WIB | Jumat, 24 Februari 2017

AS Yakinkan Tidak Ada Deportasi Massal Warga Meksiko

Ilustrasi. Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson (kiri) dan Menteri Luar Negeri Meksiko Luis Videgaray berjabat tangan saat jumpa pers di Gedung Kementerian Luar Negeri di Mexico City pada 23 Februari 2017. (Foto: AFP/Ronaldo Schemidt)

MEXICO CITY, SATUHARAPAN.COM – Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS), John Kelly, hari Kamis (23/2) berjanji “tidak akan ada deportasi massal” atau paksaan militer terhadap imigran di AS, meskipun dilakukan penindakan keras terhadap imigran ilegal.

“Tidak akan ada, sekali lagi, tidak ada deportasi massal,” kata Kelly di sebuah konferensi pers di Mexico City setelah bertemu dengan para menteri Meksiko.

Pertemuan tersebut ditujukan untuk meredakan ketegangan diplomatik dengan Meksiko, yang menjadi target Presiden AS Donald Trump dalam kebijakan garis keras untuk perdagangan dan imigrasi.

Berbicara beberapa jam sebelumnya pada hari Kamis di Gedung Putih, Trump menyampaikan komentar yang sepertinya bertolak belakang dengan pesan dutanya untuk Meksiko, menggambarkan program peningkatan deportasi itu sebagai sebuah “operasi militer.”

“Kami akan mengeluarkan orang-orang jahat dari negara ini, di tingkat yang tidak pernah terjadi sebelumnya,” ujar Trump.

Trump menuai kemarahan Meksiko dengan berjanji akan membangun tembok di sepanjang perbatasan untuk menghalau imigran asal Amerika Latin, yang dia sebut pemerkosa dan penjahat selama kampanyenya.

Kelly pada hari Selasa mengeluarkan perintah baru untuk mulai menangkap dan mendeportasi imigran ilegal, sebagian besar di antaranya adalah warga Meksiko.(AFP)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home