Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Reporter Satuharapan 21:48 WIB | Jumat, 17 Februari 2017

Bakal Jadi Ayah Pertama Kali di Usia 55 Tahun, George Clooney Nervous

George Clooney dan Amal Alamuddin. (Foto: Dok satuharapan.com/Rex/Daily Mail)

SATUHARAPAN.COM – Di balik rasa senang mendapati kepastian istrinya mengandung anak kembar, laki-laki dan perempuan, terselip rasa nervous dalam diri George Clooney.

"George jelas sangat senang mendengar kepastian itu, tetapi juga nervous. Ia senang bakal memiliki anak, namun sekaligus disergap perasaan khawatir tentang bayangan menjadi orang tua,” kata sumber yang memiliki kedekatan dengan keluarga itu, seperti dikutip dari femalefirst.co.uk.

Media ramai-ramai memberitakan kehamilan Amal Alamuddin, istri aktor George Clooney, belum lama ini. Amal, pengacara Inggris berusia 39 tahun yang banyak menangani kasus berkaitan hak asasi manusia di antaranya menangani kasus penahanan wartawan Al Jazeera warganegara Kanada, Mohamed Fahmy, oleh Pemerintah Mesir itu, diberitakan hamil anak kembar, laki-laki dan perempuan. Sementara itu, George Clooney berusia 55 tahun.  

Nina Clooney, ibu George Clooney, membenarkan menantunya hamil anak kembar, yang diharapkan lahir Juni mendatang.

Nina Clooney menggambarkan putranya akan menjadi ayah yang hebat. “Mereka berkunjung secara khusus untuk membagikan kabar bahagia itu. Sungguh suasana yang sangat istimewa,” kata Nina Clooney kepada Vogue.

Pernikahan George Clooney dan Amal Alamuddin pada 2014 menyedot perhatian banyak kalangan. Clooney, yang pernah dinobatkan TV Guide sebagai salah satu dari 50 bintang paling seksi di dunia, adalah bujangan tersohor setelah perceraiannya dengan Talia Balsam pada 1993. Pernikahan pasangan itu hanya bertahan empat tahun. Pada 2009, ia masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi Time.

Bukan hanya dikenal sebagai aktor dan produser film, Clooney yang tampil dalam film Gravity (2013) dan Monuments Men (2014) ini, juga dikenal sebagai aktivis kemanusiaan. Ia aktif terlibat dalam penanganan pascakonflik di beberapa negara, termasuk dalam penanganan konlok Darfur.

Sementara itu, Amal tercatat pernah menangani sengketa perbatasan Thailand dan Kamboja itu, berkaitan dengan saling klaim kedua negara itu atas Kuil Preah Vihear. Salah satu klien penting yang ia tangani kasusnya adalah Julian Assange, pendiri WikiLeaks. 

Editor : Sotyati

Back to Home