Loading...
INDONESIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 14:15 WIB | Minggu, 03 Agustus 2014

Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik

Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik
Para pemudik antre untuk melintasi pintu di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (3/8). PT. KAI memberlakukan perpanjangan penggunaan kereta api tambahan hingga minggu (10/8) karena arus mudik masih tinggi meskipun saat ini telah memasuki masa puncak arus balik. (Foto-foto: Antara)
Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik
Petugas berusaha mengeluarkan sepeda motor pemudik dari KM Ceremai setibanya di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Minggu (3/8). KM Ceremai mengangkut ratusan sepeda motor dan ribuan pemudik arus balik secara gratis yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.
Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik
Warga melintas di jembatan penyeberangan orang (JPO) dengan latar ribuan mobil pemudik terjebak kemacetan panjang di kawasan gerbang Tol Plumbon 4 di ruas tol Palikanci, Cirebon, Jabar, Minggu (3/8). Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan puncak arus balik Lebaran akan berlangsung pada Minggu (3/8).
Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik
Perahu penyeberangan sungai brantas mengangkut mobil pemudik di Megaluh, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/8). Lalu lintas yang padat saat arus balik Lebaran H+5, sebagian pemudik memilih jalur alternatif. Salah satunya menggunakan perahu tambangan yang menghubungkan Kabupaten Jombang dengan Nganjuk, karena lebih cepat dibandingkan lewat jalan utama yang harus memutar hingga 15 km.
Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik
Antrean kendaraan pemudik memadati ruas Jalan Lingkar Gentong, Kadipaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (2/8). Puncak arus balik H+5 Lebaran diperkirakan berlangsung hari ini dan Minggu (3/8). Arus lalu lintas yang melintasi di Jalur selatan menggunakan sistem satu jalan (one way) untuk mengurai kepadatan kendaraan pemudik.
Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik
Sejumlah pemudik tujuan Jakarta yang menggunakan bajaj beristirahat di jalur alternatif Indramayu, Jawa Barat, Jumat (1/8). Penarik bajaj asal Tegal dan Slawi tersebut mulai kembali ke Jakarta setelah libur lebaran di kampung halaman mereka.
Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik
Sejumlah kendaraan memadati Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Jumat (1/8). Pada H+4 lebaran, Kepadatan kendaraan arus balik di jalur pantura mulai mengalami peningkatan sekitar 300 kendaraan per menit dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+5 atau Sabtu (2/8).
Bakauheni Dipadati Kendaraan Arus Balik
Antrean kendaraan pemudik memadati ruas Jalan Lingkar Gentong, Kadipaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (1/8). Memasuki H+4 lebaran, arus balik yang melitasi jalur selatan itu masih ramai lancar.

BAKAUHENI, SATUHARAPAN.COM - Ribuan kendaraan antre hingga sepanjang lima kilometer menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, yang akan menyeberang ke Merak, Banten, pada arus balik Lebaran 2014, Minggu (3/8).

Di Bakauheni, Minggu pagi, antrean panjang kendaraan terlihat sejak dari SPBU Garuda Hitam, Bakauheni Lampung Selatan hingga menuju pelabuhan. Saat normal, waktu tempuh dari SPBU itu menuju pelabuhan penyeberangan sekitar 10 menit.

Namun dengan kondisi antrean panjang itu waktu tempuh menjadi lebih lama hingga mencapai 1-2 jam perjalanan.

Kendaraan yang memasuki pelabuhan juga harus antre di areal parkir dermaga tersebut bahkan areal parkir tidak mampu lagi menampung kendaraan tersebut.

Ribuan kendaraan tersebut antre menunggu diseberangkan dengan kapal feri di pelabuhan, sementara kendaraan dari arah Bandar Lampung terus mengalir memasuki areal pelabuhan itu.

Pantauan di Dermaga II Pelabuhan Bakauheni, barisan antrean kendaraan roda empat dan bus penuh sesak di pelabuhan tersebut sejak Minggu dinihari dan semakin bertambah saat pagi hari.

Begitu pula dengan antrean kendaraan di dermaga I, III, IV dan V juga penuh sesak bahkan di dermaga itu kendaraan mengular keluar dari areal parkir.

Kendaraan tersebut juga harus antre berjam-jam untuk bisa masuk kapal untuk selanjutkan diseberangkan ke Pelabuhan Merak.

Sementara sepeda motor juga terlihat mengantre untuk masuk ke kapal, meski tidak seramai pada Sabtu malam yang sempat antre hingga berjam-jam karena dari ribuan antrean roda dua yang diperbolehkan masuk ke kapal hanya sekitar 300-an unit.

Hal ini dilakukan untuk mencegah agar tidak telalu banyak kendaraan roda dua di dalam dek kapal demi keselamatan, apalagi penumpang sepeda motor rata-rata membawa anak-anak dengan dua sampai tiga orang satu motor.

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni tercatat pada empat hari (H+4) setelah Lebaran 2014 jumlah penumpang mencapai 363.635 orang, kendaraan roda dua sebanyak 39.941 unit, roda empat 36.929 unit, bus 1.199 unit.

Sementara situasi di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, Minggu, normal dan belum terlihat lonjakan kedatangan penumpang di hari terakhir libur Lebaran ini.

"Belum ada lonjakan arus balik, masih normal-normal saja sampai saat ini," kata Komandan Regu Terminal Kalideres Paryono, di Jakarta, Minggu.

Paryono, yang mewakili kepala terminal, mengatakan puncak arus balik seharusnya terjadi pada Minggu pagi. Namun, kemungkinan karena kemacetan di sejumlah daerah, maka hingga saat ini arus balik diperkirakan berlangsung merata hingga Senin pagi.

"Biasanya pagi-pagi sekitar pukul 05.00 WIB bus dari Jawa dan Sumatera sudah datang semua. Tapi ini tidak semua tepat waktu. Sampai siang ini baru berdatangan," katanya. 

Sedangkan arus lalu lintas di jalur selatan Jawa Tengah terutama ruas Sumpiuh-Wangon, Kabupaten Banyumas, Minggu, padat merayap.

Arus balik dari arah Yogyakarta menuju Bandung dan Jakarta masih didominasi pemudik bersepeda motor. 

Antrean kendaraan yang cukup panjang terjadi di sejumlah titik, di antaranya di kawasan segitiga Rawalo akibat adanya pertemuan arus kendaraan dari arah Yogyakarta dengan kendaraan dari arah Purwokerto maupun Wangon.

Menurut pengguna jalan, arus balik tujuan Bandung dan Jakarta yang melalui jalur selatan Jateng dilaporkan sempat mengalami kemacetan yang cukup panjang saat melintas di ruas Karangpucung-Wanareja, Kabupaten Cilacap.

"Tadi sekitar pukul 08.00 WIB, arus kendaraan dari arah Karangpucung hingga Wanareja macet," kata seorang sopir mobil ekspedisi, Susanto. (Ant)

BPK Penabur-Start Up
Zuri Hotel
Back to Home