Google+
Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Yoanes Sahala 19:52 WIB | Senin, 17 April 2017

Bayern Munchen Bersiap Tandang ke Real Madrid

Bayern Munchen bisa menghadapi masalah seperti ketika mereka menjamu Real Madrid saat raksasa Jerman tersebut bertandang ke Madrid pada hari Selasa (18/4) atau hari Rabu (19/4) pukul 01.45 WIB mendatang di laga leg kedua Liga Champions. (Foto: Ist.)

MADRID, SATUHARAPAN.COM - Bayern Munchen bisa menghadapi masalah seperti ketika mereka menjamu Real Madrid saat raksasa Jerman tersebut bertandang ke Madrid pada hari Selasa (18/4) atau hari Rabu (19/4) pukul 01.45 WIB mendatang di laga leg kedua Liga Champions.

Pekan lalu, Cristiano Ronaldo menorehkan rekor dengan menjadi pemain pertama yang mencetak gol keseratus di Eropa di babak kedua laga kontra Munchen. Namun demikian, yang paling penting dari torehan tersebut adalah keunggulan 2-1 Madrid di leg pertama.

Juara Eropa 11 kali tersebut tidak pernah gagal melaju ke fase selanjutnya setelah menang di laga leg pertama Liga Champions.

"Ini tidak akan mudah, kami bukan tim favorit, tetapi kami punya kesempatan untuk menang di Madrid," ujar kapten Bayern Philipp Lahm setelah klubnya ditahan imbang 0-0 pada Sabtu oleh Bayer Leverkusen.

Namun, catatan kedua klub itu mengatakan sebaliknya.

Bila Bayern gagal untuk membalikkan keadaan, itu akan menjadi empat musim berturut-turut mereka disingkirkan oleh tim asal Spanyol.

Ketika Pep Guardiola menjadi pelatih Bayern pada 2013, dia diharapkan meneruskan kesuksesan klub Bavaria itu saat masih berada di bawah pelatih Jupp Heynckes yang meraih treble dan berharap dapat menciptakan dinasti Bayern saat memenangkan tiga Piala Eropa berturut-turut antara 1974 sampai 1976.

Skuat asuhan Heynckes juga berhasil mengalahkan Barcelona, satu tahun setelah tim itu ditinggal oleh Guardiola, dengan agregat 7-0 sebelum memenangkan Liga Champions.

Namun, klub Jerman tersebut menderita empat kekalahan saat bermain di Spanyol bahkan tanpa mencetak gol.

Guardiola dipermalukan tiga kali saat kembali ke Spayol sebagai pelatih Bayern di tiga laga semifinal, pada leg pertama melawan Real, Barcelona dan Atletico Madrid.

Carlo Ancelotti sempat dipilih sebagai pengganti Guardiola, terlebih karena dia pernah memimpin klubnya meraih tiga gelar Liga Champions sebagai pelatih.

Namun, pelatih asal Italia tersebut belum mampu menemukan solusi saat Bayern bertandang ke Spanyol ketika mereka juga kalah 0-1 oleh Atletico pada September 2016.(AFP)

 

 

Editor : Melki Pangaribuan

Back to Home