Google+
Loading...
HAM
Penulis: Reporter Satuharapan 23:48 WIB | Selasa, 14 Februari 2017

Beijing Usir Puluhan Misionaris Korsel

Foto: tribune.com.pk

SEOUL, SATUHARAPAN.COM - Beijing mengusir puluhan misionaris Korea Selatan yang bekerja di wilayah timur laut Tiongkok, termasuk beberapa orang yang membantu pengungsi Korea Utara, kata para aktivis pada Selasa (14/2).

Sekitar 170 warga Korea Selatan -termasuk 70 misionaris dan anggota keluarga mereka- di Provinsi Jilin yang berbatasan dengan Korea Utara diusir antara Januari 10 hingga 10 Februari, ungkap aktivis hak asasi manusia Pendeta Kim Hee-Tae kepada AFP.

“Pihak berwenang Tiongkok menggerebek rumah para misionaris, menyebutkan ada masalah dengan visa mereka, dan meminta mereka angkat kaki,” kata Kim, menambahkan bahwa 

sebagian besar dari mereka datang ke negara tersebut dengan visa turis atau mahasiswa.

Jumlah misionaris Korea Selatan yang terdaftar di Tiongkok mencapai sekitar 500 orang. Aktivis mengatakan sekitar 2.000 umat Kristen menawarkan layanan kemanusiaan di sana, termasuk membantu buronan Korea Utara yang melakukan penerbangan berisiko.

Kim mengatakan sekitar 20 persen dari misionaris yang diusir merawat pengungsi Korea Utara. Dia mengatakan sekitar 40 buronan diyakini sudah dipulangkan ke Korea Utara menyusul penggerebekan itu.

Buronan Korea Utara biasanya pertama-tama menyeberang ke Tiongkok, kemudian berusaha melakukan perjalanan ke Korea Selatan melalui negara ketiga. Mereka dapat menghadapi hukuman berat jika dideportasi.

Beberapa kelompok misionaris di Korea Selatan dengan sukarela menarik para pekerja sementara otoritas Tiongkok melanjutkan penindakan keras mereka, kata Kim.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengimbau kelompok misionaris untuk berhati--hati ketika bekerja di luar negeri.

Meski Tiongkok melarang misionaris luar negeri, pihak berwenang di masa lalu membiarkan kelompok yang beroperasi di wilayah timur laut yang miskin karena mereka menyediakan dana dan pasokan yang sangat dibutuhkan. (AFP)

 

Back to Home