Loading...
BUDAYA
Penulis: Reporter Satuharapan 14:34 WIB | Jumat, 31 Januari 2020

Billie Eilish, Bintang Bersinar di Industri Musik

Kakak-beradik, Billie Eilish dan Finneas O'Connell, berjaya di ajang Grammy Awards 2020. (Foto: AP News)

SATUHARAPAN.COM – Bintang baru muncul di panggung musik dunia. Billie Eilish, 18 tahun, menyapu bersih empat penghargaan bergengsi di pesta musik bagi pelaku industri musik di Amerika Serikat, Grammy Awards ke-62, yang dilangsungkan di Staples Center di Los Angeles, 26 Januari lalu.

Eilish, seperti dilaporkan Anastasia Tsioulcas untuk NPR, memenangkan dan membawa pulang penghargaan kategori utama Artis Pendatang Baru Terbaik, Lagu Terbaik, Rekaman Terbaik, dan Album Terbaik. Ia juga meraih penghargaan kategori Best Pop Vocal Album. 

Dari enam nominasi yang ia dapat, satu penghargaan gagal ia raih di kategori Best Pop Solo Perfomance, yang dimenangkan Lizzo dengan hit Truth Hurts.

Dengan prestasi tersebut, Billie Eilish tercatat mengalahkan sejumlah penyanyi dan pemusik besar lain seperti Ariana Grande, Lana Del Rey, Taylor Swift, hingga Lady Gaga.

Billie Eilish juga mengalahkan Lizzo sebagai peraih nominasi terbanyak di Grammy Awards tahun ini, dengan delapan kategori.

Lizzo hanya memenangkan tiga dari delapan nominasi itu, kategori Best Pop Solo Perfomance, Best Urban Contemporary Album, dan Best Traditional R&B Perfomance.

Saat menerima penghargaan Rekaman Terbaik untuk lagu Bad Guy, Eilish, didampingi kakaknya, Finneas O’Connell hanya berucap singkat, “Terima kasih.”

Finneas O’Connell, 22 tahun, mengutip dari CNN Indonesia, juga mencetak sejarah di ajang Grammy dengan meraih penghargaan kategori Producer of the Year, menjadikannya orang termuda yang pernah memenangkan penghargaan itu. Ia diketahui juga terlibat dalam produksi lagu-lagu hit dari Selena Gomez dan Camila Cabello.

Catatan Prestasi

Billie Eilish Pirate Baird O’Connell, nama lengkapnya, lahir di Los Angeles, California, pada 18 Desember 2001. Mengutip dari Wikipedia, ia adalah putri aktris dan penulis skenario Maggie Baird dan aktor Patrick O'Connell, yang keduanya juga dikenal sebagai pemusik.

Bersekolah di rumah, ibunya juga mengajari ia dan kakaknya, Finneas O’Connell, dasar-dasar penulisan lagu. Eilish menulis lagu pertamanya pada usia empat tahun. Sementara itu, Finneas telah menulis, tampil, dan memproduksi lagu-lagunya sendiri dengan grup bandnya.

Billie Eilish pertama kali mendapatkan perhatian media pada tahun 2016 ketika mengunggah lagu Ocean Eyes ke SoundCloud, dan kemudian dirilis oleh anak perusahaan Interscope Records Darkroom. Lagu itu ditulis dan diproduksi oleh Finneas, kakak sekaligus dengan siapa ia berkolaborasi dalam musik dan pertunjukan langsung. EP debutnya, Don’t Smile at Me (2017), mencapai 15 besar di AS, Inggris, Kanada, dan Australia.

Album studio debut Billie Eilish, When We All Fall Asleep, Where Do We Go? (2019), memulai menapaki popularitasnya di Billboard 200 dan menjadi album dengan kinerja terbaik 2019 di AS. Album yang juga mencapai nomor satu di Inggris itu berisi enam Billboard Hot 100 top 40 single: When Party’s Over, Bury a Friend, Wish You Were Gay, Xanny, Everything I Wanted, dan Bad Guy, yang menjadi nomor satu pertamanya di AS

Pada Januari 2020 ini, Eilish sudah berhasil meraih 13 platinum dan empat single emas di AS. Selain lima Grammy Awards, ia sudah mengantongi penghargaan dua American Music Awards, dua Guinness World Records, dan tiga MTV Video Music Awards.

Dengan prestasi itu, ia tercatat sebagai orang termuda, perempuan pertama, dan satu-satunya artis yang memenangkan empat kategori Grammy utama.

Billie Eilish sendiri mengaku sulit mempercayai mampu menyapu bersih empat kategori utama Grammy Awards 2020 pada Minggu malam itu. “Mau mati rasanya! Gila banget. Siapa sih saya?” katanya, sambil tertawa bingung, ketika ditanya ET ketika menyapu bersih kategori utama Grammy Awards 2020 di belakang panggung ajang tersebut.

Soal keberhasilannya menyabet penghargaan Grammy ia hanya menyebut “bagai mimpi”.

Namun, kepada ET, sang kakak, O’Connell, mengungkapkan meskipun album itu  mereka rekam dan mereka buat di kamar tidur rumah, kesuksesan itu adalah kerja keras dari semua pihak yang terlibat. Sebab itu, O’Connell tak lupa mengatakan mendedikasikan penghargaan itu kepada semua yang ia sebut terlibat.

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home