Google+
Loading...
RELIGI
Penulis: Tya Bilanhar 07:31 WIB | Kamis, 22 Februari 2018

Billy Graham akan Dimakamkan 2 Maret

Pendeta Billy Graham (Foto: The New York Times)

CHARLOTTE, SATUHARAPAN.COM - Upacara pemakaman Pendeta Billy Graham dijadwalkan berlangsung hari Jumat, 2 Maret, di kompleks Perpustakaan Billy Graham di Charlotte.

Kemarin (21/02) jenazahnya dibawa ke rumah duka Morris Funeral Home di Asheville  dan akan diberangkatkan ke Charlotte melalui iring-iringan mobil pada hari Sabtu (24/02).

Pemakaman akan bersifat pribadi dan khusus hanya untuk undangan, yang jumlahnya diperkirakan   2.300 undangan, termasuk Presiden Donald Trump, Wakil Presiden Mike Pence dan mantan presiden wakil presiden AS. 

Presiden George H.W. Bush dan putranya, George W. Bush, Jimmy Carter, Bill Clinton dan Barack Obama, juga termasuk yang diharapkan akan hadir. 

Hal itu disampaikan oleh Jurubicara Billy Graham Evangelistic Association (BGEA), Mark Demoss, dalam konferensi pers hari Rabu (21/02), dikutip dari USAToday.

Dia belum dapat memastikan kehadiran para pemimpin AS tersebut.

Pada upacara pemakaman, putra Billy Graham, Franklin Graham, akan menyampaikan pidato, demikian juga  empat anaknya yang lain.

Pada hari Senin, 26  Februari dan Selasa 27 Februari, jenazah Graham akan disemayamkan di Graham Family Homeplace di kompleks Perpustakaan Billy Graham (Billy Graham Library). Publik dapat memberikan penghormatannya pada dua hari itu dari pukul 8:00 pagi hingga pukul 10:00 malam.

Jenazah Graham akan dipindahkan dari  Morris Funeral Home di Asheville ke  Billy Graham Training Center di Swannanoa pada hari Kamis, pukul 3 sore. Acara di sini akan khusus untuk keluarga.

Selanjutnya pada hari Sabtu pukul 11:25 jenazahnya akan diberangkatkan ke Charlotte, dan tiba di Billy Graham Library sekitar pukul 15:00.

Kompleks rumah Graham dibangun pada tahun 1927 oleh ayahnya dan kemudian dipindahkan ke lokasi perpustakaan. Graham tinggal di rumah itu sejak usia 9 tahun sampai ia kuliah.

Graham akan dimakamkan di halaman perpustakaan, di sebelah makam istrinya, Ruth Bell Graham, yang berpulang pada tahun 2007.

Editor : Eben E. Siadari

Back to Home