Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 16:33 WIB | Selasa, 06 Oktober 2015

BNPB akan Gunakan Bahan Kimia Atasi Kebakaran Hutan

BNPB akan Gunakan Bahan Kimia Atasi Kebakaran Hutan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei (tengah) saat menjelaskan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan di gedung BNPB Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (6/10). Dalam kesempatan itu Willem mengatakan akan menggunakan bahan kimia untuk memadamkan titik api yang tahap apa akan diuji coba di wilayah Sumatera Selatan. (Foto-foto: Dedy Istanto).
BNPB akan Gunakan Bahan Kimia Atasi Kebakaran Hutan
Seorang petugas BNPB terlihat berada di depan layar monitor komputer yang menampilkan kondisi titik api kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di Sumatera dan Kalimantan di kantor BNPB Pusat, Jakarta Timur.
BNPB akan Gunakan Bahan Kimia Atasi Kebakaran Hutan
Monitor pemantauan citra satelit titik api kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di Sumatera dan Kalimantan ditampilkan di kantor BNPB Pusat, Jakarta Timur.
BNPB akan Gunakan Bahan Kimia Atasi Kebakaran Hutan
Dua petugas BNPB saat berada di dekat monitor yang menampilkan kondisi titik api di wilayah Pulau Kalimantan yang ditampilkan dari citra satelit di kantor BNPB Pusat, Jakarta Timur.
BNPB akan Gunakan Bahan Kimia Atasi Kebakaran Hutan
Kepala BNPB Willem Rampangilei saat menjelaskan kondisi dan rencananya yang akan dilakukan oleh BNPN dalam menangani masalah kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera dan Kalimantan di kantornya di Jakarta Timur.
BNPB akan Gunakan Bahan Kimia Atasi Kebakaran Hutan
Monitor besar yang menampilkan jumlah titik api kebakaran hutan dan lahan dari citra satelit yang dideteksi dari kantor BNPB Pusat, Jakarta Timur.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei menyampaikan perkembangan rencana strategis percepatan penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan serta asap yang melanda Pulau Sumatera dan Kalimantan. Ia mengatakan pihaknya akan menggunakan bahan kimia untuk memadamkan kebakaran tersebut. Hal itu disampaikan dalam gelar jumpa pers di gedung BNPB Jalan Pramuka, Jakarta Timur, hari Selasa (6/10).

Willem mengatakan bahan kimia yang akan digunakan mampu menurunkan temperatur secara drastis serta mengurangi asap. Sampai saat ini kondisi terakhir menunjukkan kebakaran hutan dan lahan khususnya di Sumatera masih terjadi. Rencananya untuk tahap awal BNPB akan melakukan uji coba pemadaman titik api di Sumatera Selatan.

Dari hasil pemantauan citra satelit dalam waktu dua hari terakhir titik api di Sumatera Selatan merupakan wilayah yang sulit untuk dipadamkan, terutama di Kabupaten Ogan Komering Ilir. BNPB mengakui pemadaman di wilayah tersebut terbilang lambat karena kawasannya yang cukup sulit.

Jika bahan kimia tersebut efektif, pemadaman seluruh titik api akan dilakukan menggunakan bahan tersebut, ujarnya. Bahan kimia yang tidak disebutkan namanya merupakan hasil riset yang dikembangkan di luar negeri dari ilmuwan asal Indonesia. Bentuk bahannya berupa bubuk yang nantinya akan dicampur dengan air dan disebar melalui bom air.

Untuk sementara BNPB masih mengalami kesulitan untuk masalah transportasi untuk membawa bahan tersebut kesana. Willem menyampaikan kemungkinan baru bisa dilakukan minggu depan jika semuanya sudah tersedia. 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home