Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Reporter Satuharapan 12:26 WIB | Selasa, 25 Februari 2020

BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir

BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir
Sejumlah kendaraan menerobos banjir di jalan KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/2/2020). (Foto-foto: Antara)
BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir
Kondisi Pintu Air Manggarai Siaga 2, Selasa (25/2/2020).
BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir
Genangan air hampir selutut orang dewasa di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (25/2/2020).
BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir
Pengendara melintasi banjir yang menggenangi Jalan Dr Sutomo di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020).
BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir
Warga melewati portal saat banjir yang menggenangi Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (25/2/2020). Banjir yang menggenangi permukiman warga tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan.
BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir
Warga menunggu KRL di Stasiun Bojong Gede, Cibinong, Jawa Barat, Selasa (25/2/2019). Adanya banjir yang menggenangi sejumlah stasiun di Jakarta, mengakibatkan keterlambatan keberangkatan KRL tujuan Bogor-Jakarta sehingga terjadi penumpukan penumpang. Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga berhenti beroperasi sementara karena banjir yang merendam rel KA tersebut.
BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir
Air setinggi 30 cm merendam mobil yang terparkir di Jalan Kelinci II, Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020).
BNPB Gelar Pasukan Atasi Banjir
Sejumlah truk terendam banjir di tol Jakarta-Cikampek, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/2/2020). Curah hujan yang tinggi dan drainase yang buruk membuat sejumlah ruas tol Jakarta-Cikampek terendam banjir.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan BNPB telah menggelar pasukan untuk menanggulangi banjir yang melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Selasa (25/2) pagi.

"BNPB akan mengadopsi operasi dan strategi penanggulangan banjir pada awal 2020 lalu. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi di Kantor BNPB yang dihadiri perwakilan dari sejumlah kementerian/lembaga, TNI/Polri, dan badan usaha milik negara pada pukul 08.00 WIB," kata Agus melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Sebagai koordinator komando dan pelaksana, BNPB memastikan gelar pasukan dalam rangka penanggulangan banjir di Jabodetabek telah terlaksana dan tersebar di sejumlah titik untuk meringankan beban warga dari dampak banjir yang dipicu faktor cuaca.

Selain mengimbau warga untuk menyiapkan strategi dan mitigasi bencana banjir, BNPB juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kejadian banjir melalui petabencana.id.

"Peran aktif masyarakat itu akan memudahkan pemetaan dan jangkauan tim lapangan. Melalui situs yang dikembangkan BNPB tersebut, warga juga dapat memantau perkembangan banjir terkini secara langsung," tuturnya.

Kepada warga yang memerlukan bantuan evakuasi, Agus mengatakan bisa menghubungi pusat panggilan yang tersedia, yaitu 112 untuk pemerintah daerah, 115 untuk Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), 119 untuk Kementerian Kesehatan, 110 untuk Polri, 113 untuk pemadam kebakaran, dan 021-51010-112 untuk BNPB.

Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Senin (24/2) dini hari hingga Selasa pagi mengakibatkan sejumlah kawasan terendam banjir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait hujan lebat disertai angin kencang dan petir di wilayah DKI Jakarta yang berlaku hingga Rabu (26/2). (Ant)

 

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home