Loading...
INDONESIA
Penulis: Sabar Subekti 09:14 WIB | Rabu, 27 Januari 2021

BNPB: Kerugian Akibat Gempa Sulbar: Rp 829,1 Miliar

Seorang pengendara sepeda motor melewati puing-puing mobil yang terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh akibat gempa bumi hari Jumat di Mamuju, Sulawesi Barat, hari Senin (18/1/2021). (Foto: dok. AP / Yusuf Wahil)

MAMUJU, SATUHARAPAN.COM-Kerugian akibat gempa bumi M 6,2 yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat mencapai Rp 829,1 miliar, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kerugian itu Total teridentifikasi untuk wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene di Provinsi Sulbar. Kerugian di Majene mencapai Rp 449,8 miliar. Angka tersebut dinilai dari sektor permukiman Rp 365,3 miliar, sosial Rp 76,9 miliar, ekonomi Rp 5,13 miliar, lintas sektor Rp 2,1 miliar dan infrastruktur Rp 235 juta. 

Data kerusakan di Majene menyebutkan kerusakan pada 4.122 rumah, 32 fasilitas ekonomi dan perkantoran, 17 fasilitas kesehatan, dan satu kantor militer. 

Sedangkan di Mamuju, total nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp 379,3 miliar. Rincian nilai kerusakan dan kerugian itu meliputi sektor permukiman Rp 270,1 miliar, ekonomi Rp 50,4 miliar, lintas sektor Rp 39,9 miliar, sosial Rp 17,4 miliar dan infrastruktur Rp 1,3 miliar.

Kerusakan yang didata adalah 3.741 rumah, lima fasilitas kesehatan, tiga jembatan, satu Pelabuhan, satu mini market, satu perkantoran, dan satu hotel. 

"Harapan kami, warga yang rumahnya rusak ringan dan rusak sedang, yang hampir 80%, akan segera meninggalkan tempat pengungsian, dan kepada mereka dana stimulan langsung kami berikan 100 persen," kata Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Rifai di Media Center Posko, Mamuju, hari Selasa (26/1). 

Sementara itu, saat ini masih dilakukan pembersihan reruntuhan bangunan rumah warga. Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat membantu dengan pengerahan alat berat.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home