Google+
Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 16:48 WIB | Rabu, 10 April 2019

Bulog: Stok Beras Papua-Papua Barat Aman Hingga Pemilu Usai

Kepala Bulog Subdivre Biak Amirullah menyerahkan bantuan paket sembako murah untuk warga miskin di Kabupaten Biak Numfor dalam rangka HUT Kementerian BUMN ke-21 dan HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana, Rabu (10/4). (ANTARA News Papua/Muhsidin)

JAYAPURA, SATUHARAPAN.COM - Bulog Provinsi Papua dan Papua Barat memastikan stok beras dalam kondisi aman untuk kedua provinsi paling timur Indonesia itu hingga pemilu presiden dan legislatif 2019 usai.

Kepala Divisi Regional Bulog Papua dan Papua Barat, Khozin di Kota Jayapura, Rabu (10/4), disela-sela pasar murah dan pengobatan gratis guna memperingati HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kiran dan HUT ke-21 Kementerian BUMN mengatakan stok atau ketersediaan beras aman hingga lima bulan ke depan.

"Penyediaan beras selama ini tidak ada masalah. Kami punya stok beras 20.000 ton untuk lima bulan ke depan, dan ini datang terus di berbagai tempat, baik di Jayapura, Mimika, Wamena dan Sorong," katanya.

Ketersediaan beras sebanyak itu, kata Khozin, berasal dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

"Dari Merauke saat ini sedang musim panen dan lagi hujan. Dan Merauke adalah tempat penyerapan beras terbesar, kurang lebih 40 ribu ton dan itu akan kami sebar ke Papua dan Papua Barat," katanya.

Untuk penyaluran ke daerah-daerah seperti Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya, Khozin mengaku tetap menggunakan pesawat.

"Seperti ke Oksibil, Pegunungan Bintang, kami pakai pesawat dalam penyalurannya. Tetapi di pesisir kami pakai kapal untuk angkutnya," katanya.

Stok di Biak Bertahan Tiga Bulan

Pihak Bulog menyatakan stok bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan warga di Kabupaten Biak Numfor, Papua dalam rangka menghadapi pesta demokrasi pemilu serentak 17 April 2019 dan puasa Ramadhan 1440 Hijriyah masih terpenuhi dengan aman hingga dapat bertahan tiga bulan ke depan.

"Berbagai jenis bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir di gudang Perum Bulog subdivre Biak tersedia untuk jangka waktu tiga bulan," ujar Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Biak Amirullah menjawab ANTARA di sela-sela kegiatan pasar pangan murah di Biak, Rabu.

Ia mengajak berbagai elemen warga Biak Numfor dan Kabupaten Supiori untuk tidak panik dengan ketersediaan bahan pokok menjelang pemilu dan puasa Ramadhan 1440 H.

Jajaran Bulog dan instansi terkait Pemkab Biak Numfor, menurut Amirullah, hingga saat ini akan berupaya untuk menjaga ketersediaan stok kebutuhan bahan pokok lokal dengan aman untuk keperluan sehari-hari.

Untuk kebutuhan stok bahan pokok di Kabupaten Biak Numfor dan Supiori, lanut Amirullah, sampai saat ini masih stabil terjaga dengan aman.

"Ya Bulog Subdivre Biak sebagai badan usaha milik negara untuk terus berkomitmen dalam menjaga pemenuhan ketersediaan bahan pangan untuk rakyat," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Biak Yubelius Usior mengakui meski kabupaten Biak Numfor bukan daerah penghasil produksi tetapi pemenuhan bahan pokok untuk masyarakat setiap waktu terjaga dengan aman.

"Pemkab Biak melalui Perum Bulog Subdivre Biak untuk senantiasa bersinergi dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pangan untuk rakyat,"ungkap Kadisperindag Yubelius Usior.

Ia mengakui untuk kebutuhan bahan pokok untuk keperluan menghadapi pemilu serentak 2019 dan perayaan hari besar keagamaan Puasa Ramadhan 1440 H masih terpenuhi normal.

Hingga Rabu, harga beragam kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu serta bahan pokok strategis lainnya masih normal karena stabilnya permintaan warga di Biak dan sekitarnya. (ANTARA)

 

Back to Home