Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 15:59 WIB | Selasa, 25 April 2017

Demonstran Venezuela Tutup Jalan-jalan Utama Menolak Maduro

Seorang aktivis oposisi Venezuela mengacungkan tanda V saat ia berdiri di belakang sebuah barikade yang dipasang saat demonstrasi melawan Presiden Nicolas Maduro di Caracas, pada tanggal 24 April 2017. Pengunjuk rasa yang memblokir jalan utama Venezuela, mendapat tekanan Maduro setelah tiga minggu kerusuhan mematikan yang menyebabkan 21 orang tewas. (Foto: AFP)

CARACAS, SATUHARAPAN.COM - Ratusan demonstran menutup jalan-jalan utama di sekitar ibu kota Venezuela, Caracas, hari Senin (24/4), untuk menyampaikan kemarahan mereka kepada pemerintahan sosialis Presiden Nicolas Maduro yang semakin terpojok.

Gerakan demonstrasi itu kini memasuki minggu ke empat dan semakin mematikan. Aksi duduk-duduk hari Senin itu dimulai secara damai.

Hari Minggu, kematian ke 21 orang dikaitkan dengan kerusuhan yang dimulai hampir satu bulan lalu terkait keputusan Mahkamah Agung melucuti kekuasaan kongres yang dikuasai oposisi.

Kementrian Dalam Negeri mengatakan Almelina Carrillo meninggal di rumah sakit setelah kepalanya dihantam dengan botol air yang beku yang dilempar dari gedung tinggi selama demonstrasi pro pemerintah minggu lalu.

Maduro hari Minggu (23/4), mengatakan tidak akan menyerah kepada para penentang dan mengimbau mereka untuk bergabung kembali dalam perundingan yang mereka tinggalkan bulan Desember lalu. (VOA)

 

 

Editor : Melki Pangaribuan


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home