Loading...
HAM
Penulis: Dewasasri M Wardani 09:20 WIB | Rabu, 24 Agustus 2016

Di Jepang, Seorang Ayah Bunuh Anaknya karena Tidak Belajar

Ilustrasi . (Foto: cnews.id.)

TOKYO, SATUHARAPAN.COM  - Seorang ayah di Jepang, menikam anaknya yang baru berusia 12 tahun hingga tewas, karena sang anak tidak belajar untuk ujian masuk sekolah, kata media pada Selasa (23/8).

Kengo Satake (48), mengatakan kepada polisi, bahwa dia bertengkar dengan anaknya karena tidak mau belajar, sebelum tes untuk masuk ke sebuah SMP swasta, seperti dilansir stasiun televisi NHK.

Persaingan untuk masuk ke sekolah-sekolah terbaik di Jepang, memang sangat ketat. Jika berhasil masuk ke salah satu sekolah bergengsi maka dianggap memiliki dampak yang menentukan bagi prospek masa depan anak.

Sang anak, bernama Ryota, dibawa ke rumah sakit pada Minggu (21/8) setelah peristiwa penikaman tersebut namun tewas akibat kehilangan banyak darah, kata polisi prefektur Aichi di pusat kota Nagoya kepada AFP.

“Sang ayah menikam anaknya di bagian dada dengan pisau dapur,” kata seorang juru bicara polisi, menolak untuk memberikan rincian dari motifnya.

“Sang ayah ditangkap setelah polisi mendapat telepon dari staf rumah sakit, “ katanya.

Satake dilaporkan berbicara kepada polisi, bahwa dia menikam anaknya karena tidak sengaja. Anak tersebut memiliki impian masuk salah satu sekolah swasta terkemuka di prefektur Aichi dan ayahnya sering memarahinya karena tidak belajar, kata NHK dari sumber yang kenal dengan keluarga tersebut.

Sang ibu sedang bekerja ketika insiden itu terjadi, menurut laporan Asahi Shimbun. (AFP/Ant)

 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home