Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Saut Martua Amperamen 14:05 WIB | Senin, 12 Juni 2017

Dibintangi Aktris Israel, Tunisia Larang Film Wonder Woman

Gal Gadot (Foto: Ist)

TUNIS, SATUHARAPAN.COM - Sebuah pengadilan di Tunisia memutuskan melarang pemutaran film Wonder Woman karena aktris yang membintanginya, Gal Gadot, pernah berdinas di angkatan bersenjata Israel, Isral Defence Force (IDF).

Menurut laporan JTA yang dikutip kembali oleh media Israel, Arutz Sheva, keputusan pengadilan itu diambil pekan lalu. Pengadilan memutuskan pemutaran film Wonder Woman harus dilarang sementara waktu, menunggu sebuah keputusan final.

Keputusan tersebut diambil merespons petisi yang diterbitkan oleh Partai Gerakan Rakyat, sebuah partai sekular, yang mengatakan gadot adalah "seorang mitra dari agresi Israel terhadap Jalur Gaza."

Sebelumnya, Kementerian Budaya Tunisia berencana mengizinkan pemutaran film tersebut.

Bukan hanya Tunisia yang mengambil langkah demikian. Lebanon juga telah melarang film Wonder Woman sebagai bagian dari kampanyenya melarang semua produk Israel. Yordania juga sedang mempertimbangkan pelarangan, mengingat Gadot pernah berdinas di militer Israel. Yordania melarang sementara waktu film tersebut sampai komite budaya negara itu melakukan evaluasi dan membuat keputusan.

Pada 1996, Tunisia dan Israel membuka seksi yang mewakili kepentingan mereka dalam hubungan kedua negara. Namun Tunisia membekukannya pada tahun 2000, sebagai protes terhadap respons Israel terhadap Intifada Kedua di Palestina.

Pada 2014, menteri pariwisata Tunisia menghadapi kritik dari parlemen karena melakukan perjalanan ke Israel pada 2006 untuk berpartisipasi dalam pelatihan yang dilakukan PBB.

Ia, bersama menteri lainnya, juga menghadapi kecaman dari parlemen pada waktu belakangan ini karena dituduh mengusahakan normalisasi hubungan dengan Israel. Kecaman tersebut kemudian dibatalkan.

Editor : Eben E. Siadari

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home