Google+
Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 11:25 WIB | Jumat, 11 Mei 2018

Dirjen Bimas Buddha Ajak Perkuat Persaudaraan

Ilustrasi. Dirjen Bimas Buddha Caliadi. (Foto: Dok satuharapan.com/kemenag.go.id)

MAGELANG, SATUHARAPAN.COM – Yayasan Karmapa Triyana Dharmacakra kembali mengadakan Kagyu Monlam Indonesia. Kegiatan yang kesepuluh kalinya ini digelar di Candi Borobudur dan dibuka Dirjen Bimas Buddha Caliadi.

Aktivitas Kagyu Monlam Chenmo adalah melafalkan mantra dan paritta. Pada kesempatan ini, peserta akan mendengarkan ceramah. Di penghujung acara, seluruh peserta akan menyalakan pelita pengharapan dan mengungkapkan harapan masing-masing disertai pujian di mandala Borobudur.

Dirjen Caliadi mengajak peserta untuk bersama membangun rasa kebangsaan. Dia berharap, kegiatan monlam (mon: aspirasi, lam: jalan) dapat menguatkan persaudaraan bangsa Indonesia.

“Mari memperkuat persaudaraan bangsa Indonesia untuk hidup rukun, damai yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” kata Dirjen di Borobudur, Magelang, Kamis (10/5).

“Meski batin terpengaruh duniawi, tetapi tetap bertekad terus berada di jalan kebajikan tanpa mengingkari Dharma,” dia menambahkan.

Dirjen mengingatkan, Borobudur adalah tempat suci yang dapat membangkitkan aspirasi kebajikan serta kebahagiaan semua makhluk. Relief-relief pada candi melukiskan kisah-kisah yang dapat dijadikan petunjuk.

“Hal ini dapat menumbuhkan kebajikan guna mencapai pencerahan,” ucap Dirjen.

Hal senada juga diungkapkan wakil ketua panitia Rio. Kagyu Monlam adalah puja/sembahyangan aspirasi yang diadakan tiap tahun oleh yayasan Karmapa Triyana Dharmacakra.

Ia mengatakan, saat ini dunia mengalami zaman kemerosotan. Peperangan dengan senjata/cara-cara yang makin mengerikan terus terjadi dan berakibat secara massal. Kerusakan lingkungan dan bencana alam terjadi di mana-mana, maka diperlukan niat positif yang kuat dimulai dari diri sendiri.

Dia berharap kegiatan Kagyu Monlam yang diadakan setahun sekali di Borobudur ini bisa menyegarkan dan meningkatkan niat dan motivasi diri umat Buddha. Nilai yang terkandung diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan dunia.

Turut hadir, Kepala Balai GM PT Taman Wisata Candi Borobudur I Gusti Putu Ngurah, Pembimas Buddha Provinsi Jateng Sutarso dan Yogyakarta Saryono. (kemenag.go.id)

Editor : Sotyati

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home