Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Melki Pangaribuan 16:39 WIB | Sabtu, 06 Juli 2019

Dirjen Kristen: 50% Generasi Milenial RI Tinggalkan Gereja

Direktur Jenderal‎ Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, ‎Prof. Dr.‎Thomas Pentury‎, M.Si. (Foto: Melki Pangaribuan)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Direktur Jenderal‎ (Dirjen) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama RI, ‎Prof. Dr.‎Thomas Pentury‎, M.Si., menyebutkan 50 persen generasi milenial penganut Kristen di Indonesia meninggalkan gereja.

Thomas menilai gereja bertanggungjawab untuk menarik kembali generasi muda kembali kepada gereja.

“Hasil riset generasi milenial atau generasi muda yang pergi meninggalkan gereja itu tanggung jawab gereja untuk kemudian mencari kembali, menarik kembali mereka,” kata ‎Thomas Pentury‎ kepada satuharapan.com di Jakarta, hari Sabtu (6/7).

Menurutnya, apabila ada problem-problem yang menyebabkan generasi milenial meninggalkan gereja tersebut untuk segera diselesaikan solusinya. Dirjen Bimas Kristen itu menyatakan siap bekerja sama dengan gereja untuk bersama-sama mengatasi persoalan tersebut.

“Hasil riset itu harus ditelaah, didiskusikan, apa akar persoalannya kemudian dicari solusinya. Jadi tugas-tugas gereja dan tugas-tugas itu termasuk saya di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI,” katanya.

Sebelumnya ketika menjadi narasumber dalam diskusi publik bertajuk "Peran Pastoral Gereja Pasca Pemilu 2019" di Hall Utama, RS PGI Cikini, Jakarta hari Sabtu (6/7), Dirjen Bimas Kristen yang menjabat sejak tahun 2017 itu menyebutkan hasil riset lembaga Bilangan Research Center tentang spiritualitas dan religiusitas generasi muda di Indonesia yang memiliki data sebanyak 50 persen generasi muda meninggalkan gereja.

“Kita tidak tahu, kita belum mencari tahu kenapa mereka meninggalkan gereja, tapi yang pasti ada angka itu menunjukkan setengahnya meninggalkan gereja,” katanya.

Data Dirjen Kristen menyebutkan, pada September 2018 populasi penduduk Indonesia sekitar 267 juta. Sebanyak 70 persen usia produktif dan generasi muda (milenial) sebesar 52 persen. Penduduk penganut Kristen sebesar 7 persen, Katolik sebanyak 2,9 persen. Jadi Kristen-Katolik sekitar kurang lebih 10 persen dari 267 juta jiwa. Generasi muda penganut penganut Kristen sebesar 10 juta lebih.

“Mereka sendiri tidak menemukan identitas Kekristenan yang kuat, makanya kalau kita bicara itu proporsi 50 persennya setelah tamat dari lembaga pendidikan di level menengah meninggalkan gereja,” katanya.

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home