Loading...
SAINS
Penulis: Prasasta Widiadi 16:08 WIB | Kamis, 18 September 2014

Disdik DKI Kerja Sama dengan Swasta untuk Pendidikan Siswa SMK

Disdik DKI Kerja Sama dengan Swasta untuk Pendidikan Siswa SMK
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kiri), Swandajani (Adira Finance, tengah), dan Lasro Marbun (Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta). (Foto-foto: Prasasta Widiadi).
Disdik DKI Kerja Sama dengan Swasta untuk Pendidikan Siswa SMK
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kiri), dan Lasro Marbun (Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Dinas Pendidikan (Disdik), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyepakati kerja sama dengan pihak swasta mengenai penyelenggaraan kurikulum niaga dan bisnis yang diperuntukkan bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Bisnis dan Niaga.

Penandatanangan kesepakatan dan kesepahaman ini dilaksanakan Kamis (18/9), di Balai Agung, Kantor Gubernur DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Pada kesempatan ini turut hadir pihak-pihak terkait antara lain Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun, Director Chief Human Relations Development Adira Finance Swandajani Gunadi, Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Agustinus Darmawan, dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Irmansyah.

Swandajani Gunadi mengemukakan sekolah kejuruan yang terpilih antara lain SMK 16 Jakarta Pusat, SMK17 Jakarta Barat, SMK23 Jakarta Utara, SMK 47 jakarta Selatan dan SMK 48 Jakarta Timur.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Irmansyah mengemukakan bahwa pokok-pokok penting kesepakatan kerja sama antara lain yakni program dengan proses belajar mengajar bagi siswa-siswi SMK Negeri yang telah dipilih oleh Adira Fincance sebagai salah satu syarat penunjang mata pelajaran Pembiayaan, SMK yang dipilih merupakan SMK yang memiliki mata pelajaran tata niaga dan paket pendidikan yang lengkap.

“Sekolah yang ditunjuk juga harus memiliki ruang kelas dan business center yang terpisah dari tempat belajar sehari-hari,” kata Irmansyah.

Lebih jauh Swandajani mengatakan bahwa tidak hanya pendidikan, akan tetapi bagi SMK jurusan Bisnis dan Niaga ini akan diberikan kurikulum tambahan tentang pelajaran pembiayaan oleh perusahaan pembiayaan nasional. “Lulusan terbaik kelas ini nanti insyaallah bisa direkrut perusahaan pembiayaan,” kata Swandajani Gunadi.

Swandajani mengemukakan bahwa para siswa selama satu tahun akan mendapatkan bekal materi yang sesuai dan bermanfaat serta soft skill untuk bersaing di dunia kerja, terutama industri keuangan, dan lembaga pembiayaan.

Swandajani mengakhiri sambutannya dengan menjelaskan bahwa materi yang diberikan kepada para siswa SMK tersebut antara lain pengenalan bisnis lembaga pembiayaan, ruang lingkup pemasaran dan manajemen hubungan pelanggan.

"Mudah-mudahan kami dapat membantu Pemprov DKI mengurangi angka pengangguran di DKI Jakarta," Swandajani mengakhiri sambutannya.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home