Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 11:32 WIB | Kamis, 07 Mei 2020

Dituduh Rencanakan Menangkap Maduro, Venezuela Tahan Warga AS

Luke Denman, Wgra Amerika Serikat yang disebutkan ditahan pihak Venezuela. (Foto: screenshot video)

CARACAS, SATUHARAPAN.COM-Televisi pemerintah Venezuela, pada hari Rabu (6/5) menyiarkan video rekaman warga Amerika Serikat, Luke Denman, yang ditangkap, di mana dia mengatakan diperintahkan untuk menguasai bandar udara Caracas dan membawa pesawat untuk menerbangkan Presiden Nicolas Maduro ke AS.

Pihak berwenang Venezuela pada hari Senin (4/5) menangkap Denman, Airan Berry, dan 11 "teroris" lainnya dalam apa yang oleh Maduro disebut sebagai rencana yang gagal dikoordinasikan oleh Washington untuk memasuki negara itu melalui pantai Karibia dan mengusirnya.

"Donald Trump adalah pimpinan langsung invasi ini," kata Maduro selama konferensi pers virtual di televisi, setelah video Denman disiarkan.

Presiden AS, Donald Trump, membantah terlibat. Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan pada hari Rabu (6/5) bahwa pemerintah AS akan menggunakan "setiap alat" untuk mengamankan kembali Amerika, jika mereka ditahan di Venezuela.

Denman, 34 tahun, dalam video dari lokasi yang dirahasiakan, menjawab pertanyaan dari seseorang yang tidak menggunakan kamera berbicara dalam bahasa Inggris. Denman mengatakan misinya adalah untuk mengamankan bandar udara dan membangun keamanan luar, meskipun tidak jelas bagaimana mereka berencana untuk membawa Maduro di dalam pesawat.

Pada bulan Maret, Departemen Kehakiman AS mendakwa Maduro dan belasan pejabat, serta  mantan pejabat Venezuela sebagai "terorisme," dan pemerintahan Trump menawarkan hadiah hingga US$ 15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

"Saya membantu rakyat Venezuela mengambil kembali kendali atas negara mereka," kata Denman, mantan anggota pasukan operasi khusus, dalam video itu.

Denman mengatakan dia dan Berry dikontrak oleh Jordan Goudreau, seorang veteran militer AS yang memimpin sebuah perusahaan keamanan yang berbasis di Florida, bernama Silvercorp USA. Itu untuk melatih sekitar 50 orang Venezuela di Kolombia pada Januari untuk sebuah operasi. Goudreau memasok peralatan kepada kelompok itu, kata Denman.

Akan Ekstradisi Goudreau

Pihak berwenang Venezuela mengatakan mereka menangkap kelompok itu dekat kota pantai terpencil, Chuao, sekitar 60 kilometer di sebelah barat bandar udara Caracas, setelah penduduk setempat menyampaikan kecurigaan. Pihak berwenang menerbitkan foto-foto perahu kelompok itu, penuh dengan amunisi, senjata, dan peralatan komunikasi.

Delapan orang yang terlibat dalam operasi yang sama tewas pada hari Minggu (3/5) di negara bagian La Guaira, dekat Caracas, kata pemerintah Maduro.

Maduro awalnya mengatakan dia akan menunjukkan video keduanya, tetapi akhirnya tidak menunjukkan video Berry.

Denman mengatakan, Silvercorp telah menandatangani kontrak dengan pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, untuk mengupayakan pemecatan Maduro. Tim Guaido, dalam sebuah pernyataan, mengatakan mereka "tidak memiliki hubungan dengan perusahaan mana pun di cabang keamanan dan pertahanan," termasuk Silvercorp.

Venezuela akan mengupayakan ekstradisi pada Goudreau, kata Maduro. Goudreau telah mengkonfirmasi perannya dalam operasi itu, dan tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar pada hari Rabu.

Maduro mengatakan bahwa Administrasi Penegakan Narkoba AS, melalui kartel narkoba, adalah "bagian operasional dan logistik dari konspirasi ini." Seorang juru bicara DEA mengatakan DEA tidak terlibat dalam hal tersebut.

Setelah pernyataan Denman disiarkan televisi, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa pemerintah AS tidak ada hubungannya dengan insiden itu. Pejabat itu menolak mengomentari klaim Denman. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home