Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 01:06 WIB | Senin, 16 April 2018

Dua Pegrafis Gelar Pameran "Emojion"

Dua Pegrafis Gelar Pameran "Emojion"
Pengunjung melihat karya grafis Andika Industriana yang menggabungkan teknik hardboard cut dan monotype di atas kertas di pameran grafis "Emojion" di Miracle prints Jalan Suryodiningratan 34, Yogyakarta. (Foto-foto: Moh. Jauhar al-Hakimi)
Dua Pegrafis Gelar Pameran "Emojion"
Seorang pengunjung melihat karya grafis Angga Sukma Permana berjudul "Ekspresi #1-#5" dengan gabungan teknik hardboard cut dan kolase di atas kertas dalam pameran grafis "Emojion" di Miracle prints.

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Dua pegrafis muda menggelar pameran di Miracle prints Yogyakarta mengusung tajuk "Emojion". Pameran dibuka oleh perupa-pegrafis Syahrizal Pahlevi, Jumat (13/4) sore.

Kedua pegrafis menggunakan teknik tinggi (relief print) memanfaatkan hardboard sebagai medium master. Angga Sukma Permana mengembangkan dengan teknik kolase dan stensil, sementara Andika Industriana menambahkan teknik monotype di atas kertas.

Dengan teknik kolase (collage print on paper) Angga menghasilkan lebih dari satu karya grafis dengan background yang berbeda. Teknik ini memungkinkan untuk memberikan latar belakang yang berbeda dalam setiap pencetakannya.

"Kesulitan teknik ini adalah tidak konsisten/stabilnya kertas yang digunakan sebagai kolase. Perlu ketelitian dan kehati-hatian." kata Syahrizal Pahlevi kepada satuharapan.com saat pembukaan pameran.

Pada karya "Ekspresi #1-#V" Angga mencetak masing-masing dua karya grafis menggunakan teknik hardboad cut dengan latar belakang yang berbeda yang dihasilkan dari collage print  di atas kertas. Hasilnya masing-masing karya seolah dari dua master plat yang berbeda. Pada karya "Dialog" berdimensi 81 cm x 60 cm, Angga bereksperimen dengan menambah latar belakang dengan teknik cetak halang (stencil) bersamaan dengan kolase di atas kertas.

Sedikit berbeda dalam membuat latar belakang karya, Andika menggunakan teknik monotipe (monotype) yakni satu teknik pemindahan gambar dari plat ke kertas. Karena plat tidak digores/ditoreh, ketika gambar berpindah dari plat ke kertas, gambar yang telah dicetak akan meninggalkan plat dan tidak akan menghasilkan imaji yang sama persis seperti plat-plat dalam teknik grafis lainnya, Sehingga hanya mampu menghasilkan satu hasil karya cetak yang otentik.

Kedua pegrafis membuat karya dalam ukuran mini (miniprint). Lima desain Angga dalam ukuran 20 cm x 20 cm sementara Andika membuat karya dengan desain lingkaran dengan diameter 15-17 cm untuk lima karyanya dan sebuah karya grafis berjudul "Pandangan Mata II" berdiameter 33 cm.

Pameran "Emojion" dijadwalkan berlangsung hingga 25 April 2018 di Miracle prints Jalan Suryodiningratan 34, Yogyakarta.

 

Back to Home