Loading...
RELIGI
Penulis: Sabar Subekti 06:59 WIB | Minggu, 14 Juni 2020

Dua Pemimpin Gereja Inggris Tolak Aneksasi Israel

Dua Pemimpin Gereja Inggris Tolak Aneksasi Israel
Uskup Agung Canterbury, Justin Welby. (Foto: Ist)
Dua Pemimpin Gereja Inggris Tolak Aneksasi Israel
Kardinal Westminster, Vincent Nicols. (Foto: Ist)

LONDON, SATUHARAPAN.COM-Dua pejabat gereja paling senior di Inggris, pada hari Jumat (12/6) menyatakan penolakan mereka terhadap langkah Israel untuk mencaplok wilayah Tepi Barat dalam surat terpisah kepada Perdana Menteri Inggris dan utusan Israel di Inggris.

“Uskup Agung Canterbury dan Kardinal Westminster menulis surat kepada Duta Besar Israel, Mark Regev, dan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, menyatakan penolakan mereka terhadap langkah apa pun oleh Pemerintah Israel untuk mencaplok wilayah Tepi Barat setelah 1 Juli 2020,” Menurut pernyataan bersama yang dirilis oleh kedua gereja.

Uskup Agung Justin Welby dan Kardinal Vincent Nichols mengatakan oposisi mereka mengikuti peringatan dari para pemimpin Gereja di Tanah Suci yang menyebutkan aneksasi akan "membawa hilangnya harapan yang tersisa untuk keberhasilan proses perdamaian."

Meskipun surat-surat yang ditulis oleh pejabat gereja menyatakan dukungan mereka terhadap hak warga negara Israel untuk hidup dalam damai dan aman, namun ini akan mungkin melalui negosiasi dan bukan aneksasi, kata Welby dan Nichols.

"Sangat penting bagi warga Israel dan Palestina untuk hidup tanpa kekerasan atau ancaman kekerasan dari satu sama lain atau kelompok bersenjata lainnya, kata Kardinal dan Uskup Agung dalam pernyataannya.

Perdebatan pada 1 Juli

Pemerintah Israel bermaksud untuk memulai debat pencaplokan pada 1 Juli. Sementara langkah itu mendapat dukungan dalam rencana Timur Tengah oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Namun seorang menteri Israel pada hari Kamis mengatakan ada kesenjangan dengan Washington mengenai masalah ini dan bahwa kedua sekutu belum menyetujui peta garis teritorial.

Palestina menginginkan Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur, wilayah yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967, untuk negara merdeka yang akan datang. Mereka mengatakan pencaplokan akan membuat itu tidak mungkin, dan menyerukan sanksi internasional terhadap Israel.

Editor : Sabar Subekti

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home