Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 09:10 WIB | Jumat, 27 April 2018

Dua Pemimpin Korea Berjabat Tangan di Perbatasan, Memulai Pertemuan

Lebih dari 34 persen pemirsa TV Korea Selatan di Seoul menyaksikan pertemuan bersejarah pertama antara Presiden negara itu pada Jumat (27/4), kata seorang peneliti media. (Foto: yonhapnews.co.kr)

GOYANG, KOREA SELATAN, SATUHARAPAN.COM - Presiden Korea Selatan Moon Jae in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memulai pertemuan bersejarah pada Jumat (27/4) pagi dengan jabat tangan di perbatasan kedua negara dengan penjagaan ketat.

Moon Jae in tiba di perbatasan di Daerah Keamanan Bersama Panmunjom di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ) terlebih dahulu.

Kim Jong un kemudian berjalan menghampiri, tak lama setelah dia muncul dari sisi Korea Utara.

Kedua pemimpin berjabatan tangan sambil tetap berdiri di sisi perbatasan masing-masing yang ditandai dengan garis beton setinggi sekitar 20 cm.

Yang mungkin mengejutkan banyak orang, Kim mengundang Moon Jae in untuk menyeberangi perbatasan antar-Korea itu ke sisi Korea Utara.

Pemimpin Korea Selatan menerima undangan dengan senyum lebar, melintasi perbatasan lalu mereka berdua berjalan ke sisi Korea Selatan.

Dengan melintasi perbatasan, Kim Jong un menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang menginjak tanah Korea Selatan sejak akhir Perang Korea 1950-53. Pertemuan bersejarah ini adalah yang ketiga, dan yang pertama diadakan di Korea Selatan.

Kemudian para pemimpin berjalan bersama dalam protokol diplomatik yang biasa dilakukan kepada para pemimpin asing yang melakukan kunjungan kenegaraan.

Kim lagi-lagi membuat kejutan dengan mendadak mengajak Moon Jae in foto bersama dengan semua delegasi yang menyertainya.

Kim selanjutnya menandatangani buku tamu di Peace House di sisi Korea Selatan dari DMZ, tempat pertemuan antar-Korea yang ketiga tersebut dilaksanakan. (yonhapnews.co.kr)

 

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
Zuri Hotel
Back to Home