Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 08:02 WIB | Kamis, 21 Juni 2018

Elang Super hanya Bermain Bertahan? No Way!

Jelang Pertandingan Eslandia vs Nigeria
Jelang laga Kroasia vs Nigeria 16 Juni 2018. (Foto: fifa.com)

SATUHARAPAN.COM - Jika ada tim debutan Piala Dunia saat ini yang perlu diwaspadai, kesebelasan Eslandia lah jawabannya. Menembus babak 8-besar Piala Eropa 2016 sebelum dikalahkan Prancis, Eslandia tidak diperhitungkan sejak awal. Lolos dari fase grup, kesebelasan Inggris menjadi korban dan harus angkat koper saat dikalahkan Eslandia di babak 16-besar.

Trend positif Eslandia ditunjukkan pada kualifikasi grup PD 2018 zona Eropa. Bergabung dengan tim-tim mapan seperti Kroasia, Findlandia, Turki, dan Ukraina, Eslandia memuncaki persaingan dan memaksa tim kuat Kroasia menjalani partai play off. Turki yang menjadi langganan PD bahkan tidak sanggup bersaing. Begitupun dengan Ukraina. Dan seolah menjadi takdir, Eslandia tergabung lagi satu grup dengan Kroasia pada PD 2018.

Masih mengandalkan sebagian besar anggota tim yang dibawa pada Piala Eropa 2016, pelatih kesebelasan Eslandia Hallgrímsson mencoba mempertahankan winning team-nya. Terbukti hingga kualifikasi PD 2018 Eslandia tampil lebih solid. Hanya yang menjadi tanda tanya, dalam pertandingan ujicoba menjelang PD, Eslandia tidak menampilkan permainan terbaiknya. Lebih banyak bermain seri dan kalah. Kemenangan terbesar partai ujicoba didapatkan saat menghadapi timnas Indonesia hasil dua kali kemenangan dengan skor 6-0 dan 4-1. Meski begitu, Hallgrímsson masih mencatat prosentase kemenangan diatas 50 % setelah tidak melatih Eslandia bersama Laggerback.

Sekali lagi, PD 2018 menjadi pembuktian bagi Hallgrímsson melanjutkan trend positif kesebelasan Eslandia.

Dengan bermaterikan skuad muda serta pemain senior yang pernah berjaya pada Piala Dunia yunior, tim Elang Super Afrika Nigeria kembali mencoba peruntungannya di PD 2018. Dalam babak final PD yang diikuti, Nigeria sudah tiga kali lolos dari fase grup.

Ndidi-Moses-Iwobi yang merumput di liga Premiere Inggris menjadi kekuatan lapangan tengah Nigeria. Kehadiran tiga gelandang tersebut berpadu dengan pengatur serangan John Obi Mikel yang telah kenyang pengalaman.

Kesebelasan Eslandia masih akan mengandalkan trio Aron Gunnarsson, Gylfi Sigurdsson, Birkir Bjarnason. Gylfi dan Birkir yang tipikal petarung memberikan kepercayaan diri bagi pengatur serangan Aron Gunnarsson. Lebih dari itu kolektivitas permainan menjadi satu kelebihan Eslandia dibandingkan Nigeria yang lebih banyak mengeksplor kekuatan individu pemain-pemainnya. Jika hanya mengandalkan pada skill pemain, Nigeria siap-siap kecewa saat menghadapi Eslandia yang lebih banyak mengandalkan serangan balik yang mematikan.

Dalam pola serangan balik, Eslandia akan lebih fokus memperkuat pertahanannya terlebih dahulu. Kondisi ini akan memancing pemain bertahan Nigeria untuk ikut naik membantu serangan. Yang harus diingat, Sævarsson, Kari Árnason, Ragnar Sigurdsson, Skúlason sejauh ini telah menemukan formulasi pertahanan yang cukup sulit ditembus pemain lawan. Dan dengan mengandalkan serangan balik, kesebelasan Turki telah merasakan bagaimana mereka dipecundangi Eslandia di kandangnya sendiri saat kualifikasi PD 2018 zona Eropa.

Kesebelasan Argentina telah merasakan bagaimana kokohnya barisan pertahanan Eslandia. Hanya mampu bermain imbang 1-1 pada pertandingan pertama, Argentina yang mengurung pertahanan Eslandia mengalami frustrasi sepanjang pertandingan. Gol yang dicetak Aguero ke gawang Halldórsson lebih banyak berbau keberuntungan ketika bola liar yang mampu ditahan pemain belakang Eslandia mampu dimanfaatkan Aguero dalam sebuah tendangan yang mematikan.

Halldórsson pun seolah menjelma menjadi penjaga gawang terbaik dan menjadi bagian penting pertahanan Eslandia. Bagi Nigeria sendiri terluka saat dikalahkan Kroasia pada laga perdana tidak ada pilihan lain bagi Elang muda untuk bermain pada dua laga berikutnya.

Selagi darah muda pemain belakang Nigeria tidak terpancing untuk meninggalkan daerah pertahanannya, Nigeria masih cukup aman. Namun pelatih Gernot Rohr tentunya ingin mendapatkan hasil maksimal, mengingat pada pertandingan terakhir fase grup mereka harus menghadapi tim kuat lainnya Argentina. Dan bukan Elang Super jika hanya bermain aman. Dalam posisi apapun mereka akan terus melancarkan serangan.

Jadwal pertandingan

Pejumpaan kesebelasan Nigeria pada fase grup D melawan timnas Eslandia akan berlangsung  di Bolgograd Arena, Volgograd pada Jumat (22/6) pukul 18.00 waktu setempat atau Jumat (22/6) pukul 22.00 WIB.

Perkiraan susunan pemain:

Eslandia (4-4-2) : Halldórsson (gk), Sævarsson, Kari Árnason, Ragnar Sigurdsson, Skúlason/Magnusson, Gudmundsson, Aron Gunnarsson, Gylfi Sigurdsson, Birkir Bjarnason,  Hallfredsson, Sigurdarson/ Gudmundsson. | pelatih: Heimir Hallgrímsson

Nigeria (4-3-3) : Ezenwa (gk), Ebuehi, Echiejile, Awaziem, Idowu, Ndidi, Onazi, John Obie Mikel, Iwobi, Musa, Moses. | pelatih: Gernot Rohr

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home