Google+
Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Dewasasri M Wardani 19:54 WIB | Jumat, 30 Juni 2017

Evaluasi Penyelenggaraan Mudik 2017

Suasana rest area di Jl. Bhayangkara yang tidak dimanfaatkan satu pun pemudik pada H-2 Lebaran, Senin (4/7/2016) siang. Meski di rest arena dilengkapi fasilitas telpon hingga wifi, pemudik memilih beristirahat di SPBU karena memiliki toilet dan musala. (Foto: Solopos.com/Irawan Sapto Adhi)

SEMARANG, SATUHARAPAN.COM – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan,  ada beberapa hal yang dievaluasi pada penyelenggaraan mudik tahun 2017 yaitu kelaikan angkutan bus, pemudik sepeda motor, manajemen waktu mudik, dan kapasitas rest area.

"Beberapa yang harus kita evaluasi satu berkaitan dengan angkutan-angkutan yg tidak laik, dua pengendara motor terkait dengan jalur istirahat harus dikendalikan lebih baik dan tiga manajemen waktu yang akan kita lakukan dengan baik, yaitu integrasi dari libur-libur antara libur pegawai swasta dan libur anak sekolah," kata Menhub Budi usai meninjau arus balik Lebaran di Stasiun Tawang, Kamis (29/6) siang, yang dilansir situs dephub.go.id.

Adapun yang keempat terkait kapasitas kendaraan di rest area, menurut Menhub rest area harus diperluas. Dengan begitu diharapkan rest area dapat menampung pemudik yang ingin istirahat.

"Tempat istirahat mestinya akan dibuat lebih besar, sehingga bukan saja rest area sebagai tempat mereka (pemudik) makan tapi juga tempat parkir sekedar memang ingin melepas kepenatan," katanya.

Disamping itu, keterlibatan asosiasi dianggap Menhub penting untuk dilakukan. Hal ini terbukti dimana asosiasi turut mendukung kebijakan pemerintah untuk menunda sementara operasional angkutan barang, atau truk hingga Senin (3/7) pekan depan.

"Kita akan libatkan secara intens asosiasi, hari Kamis ini Kadin, Asosiasi pengusaha truk dan  ALFI (perusahaan Nasional yang Jasa Ekspedisi Angkutan Barang (Freight Forwarding Services/Logistics), mensupport imbauan dari Kemenhub untuk penundaan truk sampai ke hari Senin," kata Menhub.

Sebelumnya Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto Iskandar telah mengeluarkan surat edaran terkait  imbauan kepada pengusaha angkutan barang (truk) untuk menunda operasionalnya hingga Senin pekan depan. Terkait rencana ini Menhub telah menyerahkan sepenuhnya kepada Kapolri dan jajaran untuk mengelola lalu lintas truk nantinya selama arus balik.

"Memberikan kewenangan kepada pihak Kepolisian untuk mengelola secara intensif apa yang dianggap perlu, dan memberikan tempat sementara apabila lalu lintas (arus balik) padat," katanya.

Selain meninjau arus balik di Stasiun Poncol, hari Kamis (29/7) Menhub bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi melepas keberangkatan kereta api Tawang Jaya jurusan Semarang - Jakarta Pasar Senen.

 

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja

Back to Home