Loading...
BUDAYA
Penulis: Sabar Subekti 18:27 WIB | Sabtu, 06 Februari 2021

Flute Seharga Rp 322 Juta Hilang di Kereta dan Ditemukan Kembali

Flute Seharga Rp 322 Juta Hilang di Kereta dan Ditemukan Kembali
Donald Rabin dan flute seharga Rp 322 juta peninggalan neneknya. (Foto-foto: Chicago Sun-Times/AP)
Flute Seharga Rp 322 Juta Hilang di Kereta dan Ditemukan Kembali
Detektif George Hilbring, yang mengambil dan mengembalikan flute Donald Rabin yang hilang, bertepuk tangan setelah Rabin memainkannya dalam konferensi pers di Kantor Polisi Distrik ke-14 di Chicago pada hari Kamis (4/2/2021).

CHICAGO, SATUHARAPAN.COM-Orang yang pernah meninggalkan topi di kereta api di Chicago Transit Authority tahu bahwa apa pun ketinggalkan di stasiun sering kali akan hilang selamanya. Tapi tidak demikian dengan flute emas dan perak seharga US$ 22.000 (sekitar Rp 322 Juta).

MENONTON DONALD RABIN MEMAINKAN FLUTE, KLIK DI SINI!

Donald Rabin sekali lagi memegang dan memainkan flute peninggalan neneknya yang dia lupakan di kursi kereta ketika dia melompat pada pekan lalu di lingkungan Logan Square, Chicago, Amerika Serikat.

“Saya bersyukur memilikikembali flute di tangan saya, bahwa saya dapat bermain musik lagi dan membuat orang tersenyum,” kata Rabin, pemain flute berusia 23 tahun di Boston.

Rabin naik kereta Blue Line dari Bandar Udara Internasional O'Hare selama singgah sebelum kembali ke Berklee College of Music di Boston. Ketika dia turun, dia menyadari dia telah meninggalkan flute-nya.

Dia mengatakan, dia naik kereta selama berjam-jam dengan harapan menemukan flute itu. Ketika dia tanpa hasil, dia melaporkan instrumen yang hilang ke polisi dan menggunakan media sosial untuk memberi tahu orang-orang tentang apa yang terjadi.

Menurut Chicago Tribune, seorang reporter CNN memberi tahu Rabin ketika dia akan terbang keluar dari Chicago bahwa ada komentar di Facebook tentang flute yang muncul di toko gadai, bahwa seorang pria tunawisma telah menemukannya dan menggunakannya sebagai jaminan pinjaman US$ 550 (sekitar Rp 7,3 juta).

Pemilik pegadaian, Gabe Cocanate, memegang flute itu, mencoba untuk menentukan apakah flute itu sama berharganya, ketika dia dan istrinya melihat cerita tentang seruling yang hilang itu di berita. Jadi ketika tunawisma itu kembali ke toko, "Saya berkata, 'Dengar, itu sudah jadi berita. Itu bukan flutemu," kata Coconate kepada Chicago Sun-Times.

Polisi mengambil flute itu dan menghubungi Rabin, yang terbang kembali ke Chicago pekan ini, mengambilnya dan mengajak petugas ke konser singkat.

Rabin tahu kemungkinan akan melihat sesuatu yang begitu berharga lagi. Namun, dia berkata: “Untuk beberapa alasan, saya tahu di dalam hati dan jiwa saya, itu akan ditemukan. Saya tahu nenek saya tidak akan pernah meninggalkan saya." (AP)

Editor : Sabar Subekti

BPK Penabur-Start Up
Zuri Hotel
Back to Home