Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Sotyati 14:02 WIB | Senin, 26 Juni 2017

Foo Fighters Dedikasikan Lagu untuk Guru Korban Kanker

Grup band Foo Fighters di pesta Grammy Award. (Foto: we-rock.info)

LONDON, SATUHARAPAN.COM – Tampil di Festival Glastonbury 2017, grup musik asal Amerika, Foo Fighters, mendedikasikan lagu Everlong dari album The Colour and the Shape (1997) untuk Laura Plane, pada Sabtu (24/6) lalu.

Foo Fighters tidak kenal Laura Plane. Perempuan yang bekerja sebagai guru di Devon, di wilayah barat daya Inggris itu, bahkan sudah meninggal pada Mei lalu, setelah berjuang delapan tahun melawan kanker.

Grup musik yang didirikan mantan penabuh drum kelompok musik Nirvana, Dave Grohl itu, sedang berada di Inggris untuk ambil bagian dalam festival sepekan seni pertunjukan mulai dari musik, tari, teater, komedi, sirkus, kabaret, yang digelar di Pilton, Somerset. Mereka setuju melantunkan lagu Everlong setelah suami Laura Plane, Jon, menghubungi Grohl melalui Twitter.

"Saya ingin mempersembahkan lagu ini kepada seseorang bernama Laura, yang tidak bisa berada di sini malam ini,” kata Grohl ketika akan beraksi, seperti dilaporkan femalefirst.co.uk.

"Saya minta semua yang ada di sini bergoyang badan, berdansa untuk mengenangnya.”

Merayakan 10 Tahun Pernikahan

Jon punya alasan memberanikan diri meminta Foo Fighters melantunkan lagu itu. Ia dan Laura memilih Everlong sebagai lagu pengiring dansa pertama dalam pesta pernikahan mereka. Dalam tradisi Barat, mempelai lazim berdansa di pesta pernikahan.

Jon dan Laura Plane bahkan sudah merancang jadwal menonton Foo Fighters tahun ini untuk merayakan 10 tahun usia pernikahan mereka. Namun, rencana tinggal rencana. Jauh-jauh hari mereka membatalkan rencana itu karena Plane yang sakit, terlihat terlalu lemah untuk bisa menonton pertunjukan tersebut.

Jon berinisiatif menghubungi grup band itu setelah Laura Plane meninggal, menanyakan melalui media sosial apakah Foo Fighters bisa mendendangkan Everlong untuk mengenang Laura Plane. Permintaan itu di-retweet hingga lebih dari 12 juta kali, menyebabkan Dave Grohl menulis secara khusus catatan dengan tulisan tangan kepada Jon, yang dia bagikan bersama foto, yang ia unggah ke Twitter.

Dave Grohl, 48 tahun, menulis: "Jon, ini Dave. Sedih mendengar kabar tentang Laura. Salam penuh kasih dan tetap berpengharapan dan semangat. Akan mengingat pesan Anda di Glasto. Jaga diri baik-baik."

Berbicara kepada surat kabar Plymouth Evening Herald, Jon, yang akhirnya menyaksikan festival hanya melalui televisi, mengatakan sungguh suatu kejutan yang menyenangkan Foo Fighters akhirnya memainkan lagu Everlong. Ia sedang berada di rumah seorang teman di Cornwall saat itu. Dan, ia juga luput menyaksikan tayangan wawancara Foo Fighters di Kanada saat Grohl menyinggung akan memainkan Everlong di festival Glastonbury.

“Saya menonton pertunjukan mereka di televisi lagu demi lagu dan sempat terpikir 'mereka tidak akan menyanyikannya sebagai lagu terakhir pada pertunjukan besar seperti itu',” kata Jon.

"Begitu mereka menyanyikannya, sungguh menakjubkan."

Berbicara sebelumnya tentang surat Dave Grohl, Jon berkata, "Saya bisa membayangkan wajah kecil Laura tersenyum tentang hal itu. Sungguh luar biasa, terasa di awang-awang.”

"Ini semua berkat Laura, entah bagaimana caranya, karena saya mengalami minggu-minggu yang sangat buruk setelah pemakamannya. Saya benar-benar terpukul. Hidup saya berantakan, dan kemudian saya melihat pesan Dave pada hari Selasa. Saya terpesona. Kekuatan media sosial itu sungguh luar biasa. "

Begitu didiagnosis menderita kanker, Laura Plane tidak putus asa. Ia berhasil mengumpulkan lebih dari £ 70.000 (setara Rp1,19 miliar) yang ia sumbangkan untuk CoppaFeel, sebuah badan amal yang bergerak dalam aktivitas memberikan kesadaran akan kanker payudara.

Editor : Sotyati

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home