Loading...
BUDAYA
Penulis: Reporter Satuharapan 21:00 WIB | Senin, 10 April 2017

Gemulai Tari Yapong Menarik Perhatian di Maroko

Tari Yapong, Tari Kontemporer dari Jakarta. (Foto: indonesiakaya.com)

LONDON, SATUHARAPAN.COM - Tari Yapong dibawakan tiga pelajar Indonesia mendapat sambutan penonton yang antusiasme menyaksikan Festival Internasional Musik dan Lagu Anak berlangsung di Gedung Budaya Mehdi Benbarka, Rabat, Maroko pada pekan lalu.

Sekretaris Satu Pensosbud KBRI Rabat, Hanung Nugraha, kepada Antara London, hari Senin (10/4), mengatakan Festival Internasional Musik dan Lagu Pendidikan Anak ini diadakan secara rutin setiap tahun oleh Asosiasi El-Adwatin.

Kegiatan kali ini menjelang liburan musim semi didukung Kementerian Pemuda dan Olah Raga Maroko, Kementerian Budaya Maroko dan beberapa perusahaan swasta di Maroko antara lain Office Chérifien des Phosphates (OCP) yang bergerak di bidang bahan pupuk dan Bank BMCE

Festival diadakan untuk ke-24 kali berlangsung selama empat hari, dari tanggal 6 hingga 9 April lalu mengusung tema, Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Sebagai Cerminan Pendidikan dan Prilaku.

Festival Internasional, selain menampilkan sejumlah artis dan penyanyi lokal Maroko juga mendapatkan liputan dari media televisi nasional Maroko yaitu Channel TV 1 yang melakukan wawancara dengan salah satu penari seputar Seni Tari Yapong sebagai warisan seni budaya Betawi yang biasanya ditampilkan Jakarta.

Selain Tari Yapong ditampilkan kesenian tradisional dari sejumlah negara Afrika dan Timur Tengah, antara lain Kongo, Senegal, Persatuan Emirat Arab dan Pantai Gading.

Channel TV 1 Maroko menyiarkan wawancara Perwakilan KBRI Rabat tentang partisipasi KBRI Rabat pada kegiatan seni budaya di Maroko untuk meningkatkan citra positif Indonesia dan memperkenalkan keragaman seni budaya khas nusantara kepada publik baik lokal Maroko.

Kehadiran seni budaya Indonesia dimasa datang diharapkan akan menambah pemahaman masyarakat Maroko akan Indonesia dan pada akhirnya meningkatkan kunjungan wisatawan asal Maroko ke Indonesia. 

 

 

Editor : Melki Pangaribuan


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home