Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 15:10 WIB | Kamis, 28 Juli 2016

IAAF Tegaskan Hanya Satu Atlet Rusia yang Layak Olimpiade

Atlet lompat jauh Rusia, Darya Klishina. (Foto: eurosport.com)

PARIS, SATUHARAPAN.COM – Asosiasi Federasi Atletik Internasional (International Association of Athletics Federations/IAAF) menegaskan hanya atlet lompat jauh Rusia, Darya Klishina yang berhak berkompetisi di Olimpiade Brasil di cabang atletik.

Menurut AFP, hari Rabu (27/7) IAAF menolak permintaan peninjauan kembali yang diajukan Rusia tentang larangan berlomba bagi cabang olahraga atletik di Olimpiade 2016 karena kasus doping yang disponsori pemerintah.

Dari pengujian ulang terhadap kelaikan berlomba atlet Rusia yang dilakukan IAAF dan Badan Antidoping Dunia (WADA) sebanyak 68 atlet Rusia mulai diperiksa secara saksama. “Namun hanya salah satu dari mereka yang dinilai memenuhi kriteria untuk berlomba,” menurut pernyataan resmi IAAF.

Dalam pernyataan resmi IAAF mengatakan pihaknya pernah menerima surat resmi dari Menteri Olahraga Rusia, Vitaly Mutko tentang peninjauan kembali larangan berlomba tersebut.

“Kami sudah merespons kepada dia (Menteri Olahraga Rusia) dan menjelaskan aturan kelaikan IAAF dikuatkan oleh putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS),” demikian tambah keterangan resmi IAAF.

Federasi olahraga internasional, selain IAAF, sejak Minggu mengecek kelaikan atlet-atlet dari Rusia untuk mengikuti Olimpiade Rio, setelah sebuah laporan pekan lalu mengungkap merajalelanya kasus doping yang disponsori pemerintah di seluruh cabang olahraga Rusia.

Menurut wikipedia, Klishina lahir pada 15 Januari 1991. Dia mulai berkecimpung di atletik sejak 2007 dengan berpartisipasi pada World Youth Championship di Ostrava, di Republik Cek, dan European Youth Olympics di Belgrade, Serbia. Di kedua kejuaraan tersebut dia berhasil meraih medali emas.

Dua tahun kemudian di European Junior Championship dia kembali meraih medali emas. Sejak 2013, dia  mengalami penurunan perolehan medali karena saat berpartisipasi di Universiade di Kazan, Rusia  dia sempat meraih medali emas, namun dalam World Championship 2013 di Moskow, dia gagal mempersembahkan medali emas bagi Rusia karena hanya di peringkat ketujuh.  (Ant/AFP)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home