Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 11:53 WIB | Jumat, 27 Februari 2015

Imlek, Belanja Warga Tiongkok Capai Ratusan Triliun

Para penari Tiongkok menggelar kembali acara tradisional era Dinasti Qing dengan berdoa di Temple of Heaven sebagai bagian dari festival Tahun Baru Tiongkok/Imlek di Beijing pada 21 Februari 2015. (Foto: AFP)

BEIJING, SATUHARAPAN.COM –Transaksi belanja warga Tiongkok, yang berlibur di dalam negeri dan luar negeri mencapai 38 miliar dolar AS (Rp 489 triliun), selama liburan menyambut musim semi atau dikenal sebagai tahun baru Tiongkok, yang di Indonesia disebut Imlek.

Data Union Pay, Jumat menyatakan transaksi yang dilakukan turis Tiongkok selama berlibur di mancanegara mengalami peningkatan 50 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Ratusan juta transaksi menggunakan kartu Union Pay, di dalam negeri dan luar negeri mencapai 238 miliar Yuan, atau sekitar 38 miliar dolar AS," kata pernyataan tersebut.

Sementara jaringan televisi Nippon, Jepang, melaporkan sekitar 450 ribu turis Tiongkok menghabiskan liburan Imlek di Negeri Sakura dengan pengeluaran mencapai enam miliar Yuan atau sekitar 95 juta dolar AS (Rp 1 triliun).

Jumlah kunjungan turis Tiongkok sebesar 130.000 orang, selama Imlek sebesar 60-70 persen ke Korea Selatan, juga makin meningkatkan jumlah transaksi belanja pelancong Tiongkok di mancanegara.

Dari Thailand dilaporkan 300 ribu turis Negeri Panda mengunjungi negeri itu selama Imlek dan memberikan pemasukan sekitar empat miliar Yuan atau setara dengan 700 juta dolar AS (Rp 9 triliun).

Arus balik liburan Imlek 2015 masih terjadi di Tiongkok, termasuk Beijing. Mereka kembali dengan beragam belanjaan seperti baju baru, tas dan parfum dari Paris, peralatan dapur dan elektronik dari Jepang dan kosmetik dari Korea Selatan.

Liburan Imlek adalah saat bagi turis Tiongkok untuk berlibur sambil berbelanja barang-barang mewah dan berkualitas di mancanegara. Sekitar lima juta warga Tiongkok berlibur ke luar negeri, saat Imlek 2566.

"Parfum lebih murah jika membeli di Paris, dibandingkan di Tiongkok," ujar salah satu turis Tiongkok yang baru kembali dari liburan di Paris.

Turis Tiongkok lain yang baru berlibur dari Jepang mengemukakan,"Jepang adalah produsen alat elektronik berkualitas, jadi meski berat, saya membeli beberapa, termasuk rice cooker". (AFP)

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home