Loading...
RELIGI
Penulis: Sabar Subekti 14:03 WIB | Jumat, 24 Februari 2017

ISIS Ancam Serang Kristen Mesir

Suasana di dalam sebuah bangunan Gereja Koptik Mesir di Kairo yang diserang ioleh teroris pada Desember tahun lalu, yang menewaskan 30 orang. Warga Kristen Mesir telah lama menjadi target serangan kelompok ekstremis. (Foto: dok/Ist)

KAIRO, SATUHARAPAN.COM-Seorang warga Kristen Koptik Mesir tewas ditembak oleh kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) pada hari Kamis (23/2) dan rumahnya dibakar di wilayah Sinai Utara, menurut  pejabat keamanan dan petugas medis yang dikutip AFP.

Kaus itu adalah kematian ketiga dalam pekan ini terkait dengan kelompok militan dalam kekerasan terhadap komunitas minoritas.

Sementara itu, kelompok militan Mesir yang berafiliasi dengan ISIS telah merilis sebuah video yang menunjukkan pembom bunuh diri yang menyerang sebuah gereja pada bulan Desember lalu, menurut AP. Mereka bersumpah akan melakukan serangan lebih lanjut pada warga Kristen di negara itu.

Pria  berusia 40 tahun ditembak di bagian leher di rumahnya di El-Arish, ibu kota Provinsi Sinai Utara yang bergolak. Kelompok militan itu kemudian membakar rumahnya, kata mereka. Pembunuhan itu terjadi sehari setelah dua orang Kristen Koptik, seorang ayah dan anaknya, ditemukan terbunuh di belakang sebuah sekolah di El-Arish.

ISIS di Mesir menargetkan menargetkan pasukan keamanan Mesir sejak militer menggulingkan Presiden Mohammed Morsi dari Ikhwanul Muslimin pada tahun 2013. Mereka  pada hari Minggu memperingatkan akan menyerang warga Kristen di negara itu.

Pada tanggal 11 Desember tahun lalu, militan mengklaim melakukan serangan bom bunuh diri di sebuah gereja Koptik di Kairo ketika diselenggarakan ibadah. Serangan ini menewaskan 30 orang.
 
Tentang video serangan di gereja, disebutkan bahwa video itu berdurasi 20 menit dan muncul pada hari Senin (21/2),  dan dikatakan bahwa warga Kristen adalah "mangsa favorit" kelompok esktrem ini.

Rekaman video itu menunjukkan Abu Abdullah al-Masri, yang melakukan serangan di gereja Koptik pada Desember itu yang menewaskan 30 orang. Para korban terutama perempuan. Narator dalam video itu mengatakan bahwa serangan itu "hanyanya permulaan."

Warga Kristen Koptik, menurut AP, merupakan sekitar 10 persen dari populasi Mesir. Mereka telah makin dijadikan target oleh ekstrimis Muslim, sejak 2013, setelah penggulingan militer terhadap presiden Islamis, Morsi.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home