Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 08:39 WIB | Kamis, 11 Januari 2018

Israel akan Aksi Balasan atas Penembakan Pemukim Yahudi

Warga Israel mengusung jenazah Raziel Shevah pada pemakamannya diHavat Gilad, pemukiman tidak resmi Israel dekat Kota Nablus Palestina, 10 Januari 2018. (Foto: VOA)

YERUSALEM, SATUHARAPAN.COM - Israel menyerukan aksi balasan sehari setelah terjadi penembakan terhadap pemukim Yahudi oleh seorang pria bersenjata Palestina yang diduga tinggal di Tepi Barat.

Korbannya, Raziel Shevah, meninggal di sebuah rumah sakit dengan beberapa luka tembak di dekat Havat Gilad, sebuah pemukiman Yahudi di dekat Kota Nablus.

Tentara Israel memasang penghalang jalan dan menutup desa-desa Palestina di sekitar Nablus, hari Rabu (10/1).

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji untuk melakukan "segala sesuatu yang mungkin, untuk menangkap pembunuh itu."

Netanyahu mengecam apa yang disebut 'dana martir' Palestina," yakni uang ganti rugi untuk keluarga pembom bunuh diri Palestina, militan dan lainnya yang terbunuh atau terluka dalam konfrontasi dengan polisi dan tentara Israel.

Havat Gilad adalah pemukiman yang tidak direstui pembangunannya oleh pemerintah Israel dan terletak di bagian terpencil dari Tepi Barat.

Sekelompok kecil penganut garis keras Yahudi menganggap Tepi Barat Palestina adalah bagian dari Israel dan mereka mendirikan pemukiman di sana. Kadang-kadang pemerintah Israel melakukan pengusiran secara paksa terhadap mereka. (VOA)

 

 

Editor : Melki Pangaribuan

Back to Home