Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Francisca Christy Rosana 07:32 WIB | Sabtu, 30 Mei 2015

Jakarta Smart City Hadir di Jakarta Fair 2015

Guberunur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membuka booth Jakarta Smart City. (Foto: Francisca Christy Rosana)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka booth Jakarta Smart City dalam pameran Jakarta Fair 2015. Booth yang diberikan secara gratis oleh pihak penyelenggara kepada Pemprov DKI ini pun dimanfaatkan untuk memberi layanan informasi publik kepada pengunjung.

Dalam booth Smart City, ditampilkan beberapa display teknologi yang menunjukkan kemahiran aplikasi yang bisa diunggah melalui telepon seluler. Masyarakat pun diajari bagaimana memanfaatkan aplikasi Smart City untuk pengaduan.

“Ini semacam prototipe dari Jakarta Smart City Center yang akan kita bangun di Lantai III Gedung Balai Kota DKI. Kami berharap tahun ini bisa terealisasi kalau tidak ada halangan,” ujar Kepala Diskominfo DKI, Ii Karunia.

Ii menjelaskan, masyarakat yang berkunjung ke booth Smart City akan diajak melihat kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melalui aplikasi tersebut yang terintegrasi dengan kamera CCTV. Kamera CCTV dipasang di berbagai titik seperti sungai, taman, dan jalan. Masyarakat pun bisa melihat apakah sungai dan taman bebas sampah serta melihat apakah jalan berlubang atau tidak.

Selain itu, seluruh pekerja harian lepas (PHL) juga terdaftar dalam Smart City. Jadi, melalui aplikasi ini dapat dilihat apakah PHL bekerja dengan baik atau tidak. Namun, PHL yang terdaftar barulah PHL dari Dinas Kebersihan. Untuk PHL dari dinas lainnya, Ii menjelaskan masih dalam proses dan akan menyusul.

Ii pun mengatakan tak mematok target pengunjung di booth tersebut.

“Kalau di sini bukan target pengunjung, justru kita mau bilang ke masyarakat bahwa Jakarta sudah punya fasilitas untuk pengaduan dan ini besok targetnya RT RW nanti kita integrasikan dengan intensif RT RW yang mau berbasis per laporan. Jadi ada kontribusi positif dari RT RW,” ujar Ii.

Saat ini, pengunjung atau visitor aplikasi Jakarta Smart City telah mencapai lebih dari dua juta orang. Diharapkan, seluruh warga DKI dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk mempercepat pengaduan jika ada hal-hal yang bermasalah.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home