Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 19:22 WIB | Senin, 11 Januari 2016

Jakpro Nyerah Tuntutan Ahok Bangun Velodrome

Ilustrasi. Tanu (kaus merah, berdiri) sedang memberi pelatihan kepada atlet difabel cabang olah raga panahan Provinsi DKI Jakarta di Velodrome, Gelanggang Olah Raga (GOR) Rawamangun, Jakarta. (Foto: Dok. satuharapan.com/Prasasta Widiadi).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyerah dengan sejumlah proyek yang dipercayakan kepada mereka untuk dieksekusi. Salah satunya adalah perbaikan untuk Gelanggang Olah Raga Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 mendatang.

“Saya tidak tahu, mereka menyerah saja, begitu kami tanya. Makanya itu alasan mereka mau mundur. Kalau mau dialihkan kan harus lelang lagi, tapi lelang tidak akan keburu karena mengerjakan Velodrome harus hati-hati,” kata Ahok di Balai Kota di Balai Kota, hari Senin (11/1).

Oleh karena itu, Ahok akan meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat. Karena jika melalui lelang dia khawatir waktunya tidak akan cukup.

Musti lapor ke pusat dulu, kalau enggak sanggup mungkin diambil alih. Musti ada Keppres penunjukan langsung untuk yang kerjain. Duit ada, semua ada," katanya.

Menurut Ahok, seharusnya PT Jakpro mengatakan ketidaksanggupannya sejak awal. Sehingga dia bisa mencarikan solusi lainnya untuk renovasi Velodrome tersebut.

"Kalau nggak sanggup bilang nggak sanggup. Ini kepentingan nasional. Jadi lebih baik bilang nggak bisa. Kan ada efeknya buat saya," kata dia.

Karena tidak sanggup, maka banyak direktur PT Jakpro yang mengundurkan diri. Namun, Basuki mengaku belum tahu siapa saja yang akan mengajukan pengunduran diri.

Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyatakan pihak PT Jakpro masih ragu-ragu apakah akan meneruskan proyek tersebut atau tidak. Padahal, kata dia, Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 miliar untuk renovasi Velodrome.

“Itu masih nggak jelas, makanya saya mau ajak Jakpro bicara lagi,” kata dia usai Rapat Pemimpin di Balai Kota DKI Jakarta, hari Senin (11/1).

Beberapa proyek yang ditangani oleh PT Jakpro di antaranya adalah rumah susun (rusun), pembangkit listrik, pembangunan Light Rail Transit (LRT) hingga renovasi Velodrome.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home