Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 10:16 WIB | Selasa, 14 Juli 2020

Jepang Kaget COVID-19 Menyebar di Pangkalan Militer AS di Okinawa

marinir AS di Okinawa, Jepang. (Foto: dok. AP)

TOKYO, SATUHARAPAN.COM-Jepang dan Amerika Serikat berbagi informasi tentang infeksi virus corona di pangkalan militer AS setelah wabah memicu kemarahan di Prefektur Okinawa, kata seorang pejabat tinggi Jepang pada hari Senin.

Dari 62 individu yang dikonfirmasi oleh Okinawa dinyatakan positif dari Selasa hingga Minggu, 39 di Futenma, Korps Marinir, 22 di Camp Hansen dan satu di Camp Kinser. Kemudian pada hari Senin, TV Asahi mengatakan 32 kasus lagi dikonfirmasi di Futenma.

"Kami akan bekerja sama secara tepat dalam masalah ini," kata Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga, mengatakan pada pengarahan berita berkala.

"Jepang dan Amerika Serikat berbagi informasi tentang riwayat aktivitas individu militer yang terinfeksi." Okinawa menjadi tuan rumah bagi sebagian besar pasukan militer AS di Jepang, yang aliansinya dengan Washington merupakan pusat keamanannya.

Tetapi banyak warga Okinawa mengaitkan pangkalan itu dengan masalah dari kejahatan hingga kecelakaan, dan ingin agar Marinir mengurangi kehadiran mereka di sana atau pergi sama sekali.

Pada akhir pekan, Gubernur Okinawa, Denny Tamaki, mengatakan, "sangat disesalkan" bahwa sejumlah besar infeksi telah terjadi dalam waktu singkat, menambahkan bahwa warga Okinawa "terkejut" oleh berita tersebut.

"Saya tidak bisa membantu tetapi memiliki keraguan kuat tentang langkah-langkah militer AS untuk mencegah infeksi," katanya, menambahkan bahwa ada laporan personel yang meninggalkan pangkalan untuk pesta pantai dan kunjungan ke distrik kehidupan malam sekitar Hari Kemerdekaan pada 4 Juli.

Di halaman Facebook-nya untuk pangkalan-pangkalan Pasifik, Korps Marinir mengatakan mereka melarang aktivitas di luar pangkalan untuk semua instalasi di Okinawa, kecuali kebutuhan-kebutuhan penting seperti penunjukan medis yang disetujui oleh seorang komandan.

"Kami berusaha membatasi sebanyak mungkin kontak (dengan penduduk setempat), karena kami berupaya menghubungi pelacakan personil yang terinfeksi," kata seorang juru bicara militer AS.

Tidak termasuk basis penyebaran, infeksi di Okinawa berdiri di 148 kasus, dengan tujuh kematian, seperti disebutkn situs web prefektur itu Secara nasional, Jepang telah mencatat hampir 22.000 kasus dan 1.000 kematian. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home