Google+
Loading...
FLORA & FAUNA
Penulis: Reporter Satuharapan 12:52 WIB | Minggu, 16 April 2017

Jerapah Lahirkan Anak Jantan di Kebun Binatang New York

Seekor jerapah yang diberi nama April akhirnya melahirkan seekor anak jantan, hari Sabtu (15/4) di Animal Adventure Park di Harpursville, di bagian barat New York. (Foto: nytimes.com)

NEW YORK, SATUHARAPAN.COM - Seekor jerapah yang diberi nama April akhirnya melahirkan seekor anak jantan, hari Sabtu (15/4) setelah selama beberapa pekan peristiwa itu dinanti-nantikan publik.

Ratusan ribu orang gembira menyaksikan peristiwa itu walau mereka hanya memantau siaran langsung melalui telepon seluler mereka dari kebun binatang New York.

April, yang diperkirakan melahirkan pada Januari atau Februari di Animal Adventure Park di Harpursville, di bagian barat New York, hamil selama sedikitnya 16 bulan, dibanding dengan masa kehamilan 15 bulan, demikian para pejabat kebun binatang.

Kegembiraan publik menyambut persalinan April merebak ketika kebun binatang itu mulai menyediakan tayangan langsung di YouTube pada Februari.

Sejak itu ratusan ribu pemirsa telah menonton April yang berumur 15 tahun dan lebih satu juta orang menyaksikan persalinan itu melalui tayangan langsung.

Halaman YouTube menunjukkan pada Sabtu April berusaha keras untuk melahirkan anak pertamanya dengan berdiri. Setelah anak April setinggi 1,83 meter dan berat sekitar 68 kg lahir dan kemudian tampak berdiri di sisi induknya.

Para pejabat kebun binatang kemudian mengumumkan di akun Twitter bahwa anak jerapah itu berjenis kelamin jantan dan memasang foto bersama induknya dengan isi pesan: "Semua berjalan baik." Pihak kebun binatang itu berencana mengadakan kontes untuk memberi nama bayi jerapah itu.

Dikelompokkan sebagai hewan rentan oleh kelompok konservasi "International Union for Conservation of Nature Red List of Threatened Species" pada tahunn 2016, jerapah adalah hewan mamalia yang tertinggi di dunia. Binatang ini biasanya ditemukan di kawasan-kawasan padang rumput kering di Sub Sahara Afrika. (Ant)

 

 

Editor : Melki Pangaribuan

Back to Home