Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Martahan Lumban Gaol 16:40 WIB | Senin, 14 Juli 2014

Jerman Juara Dunia, Berlin Pesta Kembang Api

Jerman Juara Dunia, Berlin Pesta Kembang Api
Warga di Kota Berlin, Jerman, melakukan konvoi sambil mengibarkan bendera kebesaran negaranya usai Der Panzer memastikan diri meraih gelar juara dunia keempatnya, Senin (14/7) dini hari WIB. (Foto: pakistantoday.com.pk)
Jerman Juara Dunia, Berlin Pesta Kembang Api
Fans Jerman di Hophaus merayakan gol kemenangan saat menonton final Piala Dunia 2014 FIFA antara Jerman dan Argentina. (Foto: monashweekly.com.au)
Jerman Juara Dunia, Berlin Pesta Kembang Api
Warga negara Jerman di Club Heidelberg, sebelah utara St Catharines, meloncat gembira melihat kemenangan Jerman atas Argentina. (Foto: stcatharinesstandard.ca)

BERLIN, SATUHARAPAN.COM – Kesuksesan tim sepak bola Jerman menjuarai Piala Dunia untuk keempat kalinya telah menghadirkan ledakan kembang api di Kota Berlin, Jerman, Senin (14/7) dini hari WIB. Ribuan pendukung bersorak usai Mario Goetze mencetak gol kemenangan 1-0 Der Panzer atas Argentina, pada menit 112. Mereka memadati jalan-jalan dan membunyikan klakson mobil di tengah kerumunan sambil mengibarkan bendera Jerman.

Lebih dari 200.000 penggemar Jerman berkumpul dan bersorak gembira di jantung ibu kota Jerman itu, mereka pun bernyanyi "Oh, itu indah!" dan meneriakkan "super Deutschland".

"Kemenangan ini sangat penting, ini pertama kali untuk saya," ucap salah seorang pendukung Jerman, Carsten Glaser.

Bendera Jerman yang awalnya dikibarkan pada tiang-tiang lampu jalan pun langsung mereka kenakan di punggung bak tokoh superhero. Tidak ketinggalan, pria-pria dan wanita, baik muda ataupun tua, mengenakan rambut palsu (wig) mohawk, telinga kelinci, dan topi koboi dengan warna bendera Jerman.

Seorang pendukung Jerman berusia 42 tahun, Anett Voelker, mengatakan 24 tahun lamanya ia harus menunggu bintang keempat di kaus Jerman.

"Ini merupakan kejuaraan hebat untuk mempersatukan kembali," katanya.

Saat pertandingan berakhir dengan skor kacamata 0-0 di babak pertama, beberapa pendukung Der Panzer sempat kehilangan rasa percaya diri.

"Jerman tidak bermain dengan baik, Argentina lebih baik," kata pendukung Jerman, Tom Ulmann, yang mulai pesimistis dengan permainan tim kebanggaannya.

"Jika terus seperti itu kita akan kalah," Tom menambahkan

Dari Penjuru Benua Lain

Wajah penuh keceriaan pun dihadirkan para pendukung setia Der Panzer dari penjuru benua lain, seperti Amerika Serikat, tepatnya di New York. Tanpa peduli berapa usianya kini, mereka larut dalam kemenangan yang telah dinanti selama 24 tahun itu.

Para pendukung Jerman yang berada di Kota New York, Amerika Serikat, menyaksikan tim kesayangannya itu berlaga melalui sebuah layar televisi di Swan Market. Mereka pun menyampaikan rasa bahagianya dan mengatakan bahwa sepak bola adalah olahraga nasional yang dimainkan seluruh orang di Benua Eropa.

“Jika Anda berasal Eropa, Anda akan mengerti bahwa itu adalah olahraga nasional. Karena, semua orang memainkan sepak bola," kata seorang penggemar sepak bola, Klaus Jung.

Pendukung Jerman di Kota Melbourne, Australia, pun tidak ketinggalan. Seorang warga negara Jerman, Andoearea Dorer, mengatakan kegembiraannya menyaksikan bangsanya berhasil mengakhiri penantian 24 tahun untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia.

“Pesta malam ini akan menjadi sangat panjang bersama semua orang, keluarga, teman, bahkan orang asing sekali pun. Saya benar-benar bahagia,” ucap dia. (pakistantoday.com.pk/stcatharinesstandard.ca/monashweekly.com.au)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home