Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 00:44 WIB | Kamis, 21 Januari 2021

Joe Biden: “Tanpa Persatuan, Tidak Ada Perdamaian”

Joe Biden mengucapkan sumpah sebagai Presiden ke-46 AS, setelah sebelumnya Wapres Kamala Harris mengucapkan sumpah, di Capitol AS.
Joe Biden: “Tanpa Persatuan, Tidak Ada Perdamaian”
Joe Biden dilantik sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts saat Jill Biden memegang Alkitab selama Pelantikan Presiden ke-59 di US Capitol di Washington, hari Rabu (20/1/2021). (Foto: AP)
Joe Biden: “Tanpa Persatuan, Tidak Ada Perdamaian”
Kamala Harris dilantik sebagai Wakil Presiden AS oleh Hakim Agung Sonia Sotomayor sementara suaminya, Doug Emhoff, memegang Alkitab pada Pelantikan Presiden ke-59 di US Capitol di Washington DC. (Foto: AP)
Joe Biden: “Tanpa Persatuan, Tidak Ada Perdamaian”
Wakil Presiden Mike Pence dan istrinya Karen, tiba pada acara Pelantikan Presiden ke-59 di Capitol AS untuk Presiden terpilih Joe Biden di Washington DC. Presiden Dpnald Trump memilih menyimpang dari tradisi dan tidak hadir di pelantikan presiden penerusnya. (Foto: AP)

WASHINGTON DC, SATUHARAPAN.COM-Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden,mengucapkan sumpah pada pelatikan hari Rabu (20/1) pukul 12:10 waktu setempat di Capitol, Washington DC, Amerika Serikat. Sebelumnya Wakil Presiden AS terpilih, Kamala Harris, telah mengucapkan sumpah. VIDEO JOE BIDEN MENGUCAPKAN SUMPAH, KLIK DI SINI!

Presiden Joe Biden menyerukan kepada orang Amerika untuk mengatasi perpecahan, dan dalam pidato pertamanya dia mengatkan bahwa "tanpa persatuan, tidak ada perdamaian." VIDEO KAMALA HARRIS MENGUCAPKAN SUMPAH, KLIK DI SINI!

Biden juga berjanji dalam pidato pengukuhannya bahwa dia akan jujur ​​kepada negara yang terus menghadapi kesulitan, dengan mengatakan bahwa para pemimpin memiliki kewajiban "untuk membela kebenaran dan mengalahkan kebohongan."

Dia bahkan meminta mereka yang tidak memilihnya untuk memberinya kesempatan. Dia berkata, "Dengarkan aku saat kita bergerak maju."

Seperti yang sering dia lakukan selama kampanye, Biden berjanji bahwa dia akan menjadi "presiden untuk semua orang Amerika" dan akan "berjuang keras untuk mereka yang tidak mendukung saya seperti mereka yang mendukung saya."

Dia menambahkan, "Kita harus mengakhiri perang tidak beradab yang mempertemukan ‘merah melawan biru’ ini."

Joe Biden mengambil sumpah jabatan pada Rabu siang untuk menjadi presiden Amerika Serikat ke-46. Dia bertanggung jawab di negara yang sangat terpecah, dan mewarisi pertemuan krisis yang bisa dikatakan lebih besar daripada yang dihadapi oleh para pendahulunya.

Sebelum mengucapkan sumpah, Joe Biden menghadiri misa di Katedral St. Matthew di Washington DC pada hari Rabu pagi. Dia didampingi oleh para pemimpin Kongres dari Partai Demokrat dan Partai Republik sebagai simbol persatuan menjelang pelantikannya.

Presiden ke-46 Amerika Serikat itu juga didampingi oleh istrinya, Jill Biden, Ketua Kongres dari Partai Demokrat, Nancy Pelosi, dan Pemimpin Minoritas Senat, Chuck Schumer, serta pemimpin Senat Partai Republik, Mitch McConnell, dan Kevin McCarthy. (AP/AFP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home