Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 15:19 WIB | Sabtu, 28 Mei 2016

Jokowi Temui Hollande Bahas Ekspor Indonesia ke Eropa

Pertemuan Bilateral Presiden Jokowi dan Hollande di Jepang, hari Jumat (27/5). (Foto: BPMI)

SHIMA, SATUHARAPAN.COM - Sebelum kembali Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis Francois Hollande di Shima Kanko Hotel the Classic, Shima Jepang, hari Jumat (27/5).

Jokowi menyampaikan tiga isu bilateral yakni Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA), ekspor kayu Indonesia ke Uni Eropa (UE) dan rencana pajak sawit.

Jokowi menyambut baik selesainya scoping paper I-EU CEPA yang sebelumnya sempat berhenti selama beberapa tahun.

“Saya berharap agar negosiasi formal I-EU CEPA dapat dimulai tahun ini. Negosiasi I-EU CEPA dimaksudkan untuk menjadikan ekonomi Indonesia lebih terbuka dan kompetitif,” ujar Presiden Jokowi.

Terkait ekspor kayu legal Indonesia ke UE, Presiden Jokowi mengatakan, “Indonesia mengharapkan kiranya lisensi FLEGHT (Forest Law Enforcement Governance) dapat segera diberlakukan”.

Di samping itu, Indonesia juga mengharapkan dukungan Pemerintah Prancis agar pembahasan mengenai rencana pajak sawit tidak dilanjutkan oleh Parlemen Prancis.

“Sehingga ekspor sawit Indonesia ke Prancis dapat terus dilanjut,” kata Jokowi.

Presiden Hollande menilai bahwa pendekatan win-win dinilai merupakan pendekatan terbaik untuk menyelesaikan ketiga isu tersebut.

Selain itu, kedua presiden sepakat untuk meningkatkan kerja sama melawan terorisme.

“Kami sangat mengapresiasi pendekatan Presiden Jokowi yang mengedepankan pendekatan komprehensif berupa softpower dan hardpower,” kata Hollande.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djali. (setkab.go.id)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home