Loading...
DUNIA
Penulis: Prasasta Widiadi 13:59 WIB | Senin, 08 Februari 2016

Julie Bishop Ucapkan Selamat Imlek Etnis Tionghoa di Australia

Ilustrasi: Para warga yang bermukim di sekitar sebuah kelenteng di Bogor, Jawa Barat membantu memasang lampu lampion yang berada di ruang dalam untuk persiapan menjelang perayaan Imlek. (Foto: Dok.satuharapan.com/ Dedy Istanto).

CANBERRA, SATUHARAPAN.COM - Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2567 Kongzili bagi  etnis Tionghoa di Australia.  

"Saya mengucapkan ke semua teman-teman kita di Tiongkok, dan komunitas Asia Timur lainnya salam saya untuk Tahun Baru Imlek," kata Bishop dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (8/2), di Canberra, seperti diberitakan Xinhua.

“Kami menyambut Tahun Monyet yang mencerminkan simbol optimisme, energi dan kreativitas,” kata Bishop.

Bishop mengharapkan para pengusaha Tiongkok dan etnis Tionghoa yang ada di Australia mampu  menanggapi tantangan dan hambatan yang ada dalam bisnis, dan harus berusaha mengoptimalkan kualitas pekerjaan yang baik.

"Saya berharap Anda semua kesehatan yang baik, kebahagiaan, kesuksesan dan kemakmuran untuk tahun baru."

Dalam kesempatan terpisah, Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull  memuji "kecemerlangan dan energi" dari etnis Tionghoa di Negeri Kangguru untuk  menambah keragaman multikultural modern Australia.

"Salah satu hal terbesar tentang bangsa multikultural kami adalah bahwa kita semua dapat menikmati orang lain festival dan menyenangkan," kata Turnbull.

"Kekayaan terbesar dari Australia tidak di bawah tanah tetapi sama-sama kita bekerja dalam harmoni dan dalam keragaman, itu  adalah kekuatan terbesar kita,” Turnbull menambahkan.

Turnbull tidak  bisa membayangkan Australia  tanpa sentuhan para pengusaha Asia seperti  Republik Rakyat Tiongkok, Vietnam. “Kami harap  masyarakat lainnya  membawa kegembiraan di Festival Tahun Baru Imlek ke Australia,” kata dia.

Ada dianggap hampir 1 juta orang dengan keturunan Tionghoa yang tinggal di Australia. Menurut Sensus Australia pada 2011, lebih dari 865.000 warga Australia memiliki garis keturunan Tionghoa , membuat naik 4 persen dari populasi nasional. (xinhuanet.com).

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home