Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 19:16 WIB | Senin, 02 Maret 2015

Kadin: SDM Perikanan Harus Memiliki Daya Saing Tinggi

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto (kedua kanan) dalam jumpa pers di Menara Kadin Jakarta Selatan, Senin (2/3). (Foto: Diah A.R)
JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Wakil Ketua Umum  Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto menyatakan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam bidang perikanan dan kelautan harus ditingkatkan mengingat potensi perikanan Indonesia yang sangat besar.
 
"Daya saing SDM perikanan dan kelautan perlu ditingkatkan. Kapal-kapal asing sudah tidak bebas mengeruk hasil laut kita. Kini sudah seharusnya bangsa kita menjadi pelaku utama dalam pengelolaan perikanan," kata Yugi dalam jumpa pers di Menara Kadin Jalan H.R Rasuna Said Jakarta Selatan, Senin (2/3).
 
Menurutnya, pembangunan SDM Perikanan harus menyentuh seluruh aspek yang tidak terbatas pada kemampuan dan aktivitas perikanan tangkap tradisional tapi juga kemampuan budidaya dan teknis pengelolaan  lainnya.
 
"Kita ingin nelayan tidak hanya pandai menangkap ikan, tapi juga memiliki keahlian. Akan lebih baik jika nantinya orang kita lebih banyak yang menjadi Anak Buah Kapal yang kompeten, menjadi Kapten Kapal atau bahkan menjadi Kepala Mesin. Kita juga harapkan agar kemampuan budidaya nelayan kita semakin berkembang."
 
Yugi juga mengusulkan bahwa pendidikan perikanan dan kelautan disinergikan dengan dunia usaha atau kewirausahaan melalui penerapan diklat khusus dan kegiatan pelatihan yang memadai.
 
"Ke depan, perikanan budidaya seharusnya menjadi tren yang dapat merangsang pengembangan inovasi-inovasi sehingga mampu menghasilkan nilai tambah bagi sektor ini. Dalam sektor industri pengolahannya pasti akan membutuhkan banyak tenaga kerja yang memiliki keterampilan khusus. Inilah tantangan kita ke depan agar SDM perikanan itu lebih berdaya saing," kata Yugi.
 
Kadin Buat Diklat Industri Perikanan
 
Saat ini, Kadin telah membuat diklat industri perikanan Kadin di Pulau Seram, Maluku yang telah dimulai sejak dua tahun lalu dan dalam waktu dekat, Kadin juga akan mengadakan tujuh kapal tangkap sebagai sarana latihan yang berbobot 300 gross ton.
 
Yugi mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah tersebut untuk meningkatkan keterampilan usia muda dalam pengelolaan ekonomi perikanan. 
 
Dia berharap generasi muda tertarik untuk berprofesi di bidang perikanan sebagai tenaga terampil atau sebagai pengusaha perikanan sehingga nantinya akan banyak generasi muda kompeten yang terjun ke bidang usaha perikanan.
 
Menurutnya pemberian sertifikasi kompetensi bagi para penyuluh dan lulusan dari sekolah tersebut harus cepat diberlakukan.
 
"Terkait hal ini kita harapkan dapat menjadi perhatian pemerintah dan semoga programnya bisa dipercepat agar SDM kita juga lebih siap menghadapi persaingan global," kata Yugi. 

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home