Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 07:58 WIB | Minggu, 22 September 2019

Kapolda DIY Buka Indonesian Scooter Festival 2019

Safety Riding kunci keselamatan bersama di jalan raya
Kapolda DIY Buka Indonesian Scooter Festival 2019
Kapolda DIY Irjen. Pol. Ahmad Dofiri saat membuka Indonesian Scooter Festival 2019 di Hall Jogja Expo Center, Sabtu (21/9). (Foto-foto: Moh. Jauhar al-Hakimi).
Kapolda DIY Buka Indonesian Scooter Festival 2019
Skuter R50 Zundapp tahun 1978.
Kapolda DIY Buka Indonesian Scooter Festival 2019
Vespa Baccheta V14T Tahun 1950.
Kapolda DIY Buka Indonesian Scooter Festival 2019
Konstruksi-desain mesin Vespa Baccheta 1950.
Kapolda DIY Buka Indonesian Scooter Festival 2019
Salah satu skuter mini antik yang dipamerkan pada Indonesian Scooter Festival 2019.
Kapolda DIY Buka Indonesian Scooter Festival 2019
ScooterMart (Lapak Klithikan) menjual spare part dan aksesoris asli Vespa.
Kapolda DIY Buka Indonesian Scooter Festival 2019
Modifikasi ekstrem Vespa.

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Indonesian Scooter Festival (ISF) 2019 dibuka secara resmi oleh Kapolda DI Yogyakarta Irjen. Pol. Ahmad Dofiri, Sabtu (21/9) di Hall Jogja Expo Center.

Dalam sambutannya Kapolda DIY menyampaikan bahwa semakin banyak festival yang digelar di Yogyakarta menjadi barometer yang kondusif dan nyamannya Yogyakarta sehingga setiap orang bisa datang ke Yogyakarta dengan aman-nyaman, terlebih dengan skuteris yang lekat dengan persaudaraan/paseduluran/brotherhood dan dihadiri oleh masyarakat dari berbagai tempat di Indonesia bisa merekatkan kembali kebinekaan Indonesia dengan berbagai latar belakang.

Ahmad Dofiri juga berpesan kepada khalayak tentang pentingnya safety riding bagi semua pengguna jalan tidak terkecuali para skuteris.

“Kecelakaan lalu lintas yang penyumbang terbesar terkait dengan orang meninggal dunia di jalan raya. Wilayah Yogyakarta bukan terbesar dalam kejadian kecelakaan di jalan raya. Namun harus diketahui bahwa dalam satu semester terjadi hampir 2.800 kecelakaan di jalan raya dengan angka kematian 226 orang meninggal dunia sia-sia di jalan raya. Artinya setiap 1-2 hari ada 1 orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan raya,” jelas Kapolda DIY Ahmad Dofiri saat membuka ISF 2019.

Terkait modifikasi dan custom kendaraan sebagai bagian kreativitas masyarakat Ahmad Dofiri menekankan pentingnya keselamatan kendaraan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keselamatan di jalan raya sehingga perlu edukasi seluruh pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

“Ketika Anda berada di jalan raya Anda tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri namun juga harus menjaga keselamatan jalan, keselamatan orang lain, karena jalan raya digunakan oleh semua orang. Safety riding  sebagai upaya untuk keselamatan berlalu lintas menjadi faktor utama sehingga orang yang berkeselamatan, pengemudi yang berkeselamatan, kendaraan, jalan berkeselamatan menjadi tanggung jawab kita bersama,” pesan Ahmad Dofiri dalam sambutan, Sabtu (21/9).

Dalam ISF 2019 terdapat banyak sekali konten disuguhkan kepada pengunjungnya diantaranya Panggung Pertunjukan Musik, Scooter Museum, ScooterMart (Lapak Klithikan), Rolling Thunder, Japan Scooter Contest, Classic Scooter Classic, Dyno  TestScooter  TalkshowPedal Car  &  Vintage  Bicycle Contest, Break Dance Competition, Freestyle Scooter, Painting Helmet, Kuliner & Foodtruck, Hot Wheels Competition, serta Lucky Draw berupa 1 unit Vespa Darling 90s yang akan menjadi sebuah hadiah bagi pengunjung ISF 2019 yang beruntung.

“ISF pada tahun ini memang mendapat sambutan antusiasme yang lebih besar. Tak heran jika pada tahun ini pun lebih banyak skuteris dari mancanegara yang melibatkan dirinya di sini. Yang jelas, ISF 2019 tidak hanya bisa dinikmati oleh para pecinta skuter atau otomotif, melainkan juga bagi masyarakat umum. Ada beberapa konten yang kami tawarkan kepada pengunjung yang itu bisa dinikmati oleh kalangan keluarga,” jelas Project  Director Indonesian Scooter Festival,  Kevin Pradana Tedy saat jumpa media, Sabtu (19/9).

Founder Indonesian Scooter Festival, Dwi Yudha Dhanu memaparkan, antusias masyarakat terhadap penyelenggaraan ISF pada tahun ini tergolong sangat besar sekali jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Branding ISF sebagai salah satu festival otomotif di Indonesia sudah semakin dikenal.

“Antusias masyarakat terhadap ISF 2019 sungguh sangat besar sekali. Banyak hal yang telah mereka lakukan untuk menyambut festival ini digelar pada hari ini dan besok. Sebagai  contoh  nyatanya  seperti  banyak  video-video  menarik  yang  masyarakat ciptakan, khususnya oleh para komunitas skuter di Indonesia untuk menyambut ISF dan menggambarkan bahwa mereka akan terlibat penuh di sini. Belum lagi, banyak juga dari teman-teman komunitas skuter di Indonesia yang telah berdatangan ke Yogyakarta sebelum festival ini digelar, bahkan ada yang sudah datang satu bulan sebelumnya. Kita tidak menargetkan jumlah pengunjung namun Kemungkinan perharinya festival ini akan dikunjungi oleh sebanyak 20.000 pengunjung ,” ungkap Yudha.

ISF 2019 yang merupakan penyelenggaraan ketiga kalinya digelar pada 21-22 September tahun ini di komplek Jogja Expo Center mengangkat tema Scooter for Life. Keberhasilan dalam dua penyelenggaraan sebelumnya secara informal telah menjadikan ISF sebagai lebarannya para skuters.

Dalam perhelatan ISF 2019 akan menyajikan beragam konten/event diantaranya yang diisi oleh para pelapak dari berbagai daerah hingga luar negeri yang akan menjual suku cadang langka dan produk after market untuk kebutuhan berbagai macam skuter serta lapak kuliner dan merchandise.

Selain itu digelar pula Scooter classic contest yang terbagi dalam lima belas kategori yakni kelas Vespa 50’an Restorasi Style (1955 – 1959), kelas Vespa 60’an Original Style (1960 – 1966), kelas Vespa 60’an Restorasi Style (1960 – 1966), kelas Vespa Sprint Original Style (1966 – 1980), kelas Vespa Super Original Style (1966 – 1980), kelas Vespa Super/Sprint Restorasi Style (all type), kelas Vespa Smallframe Original Style (1970 – 1984), kelas Vespa Smallframe Restorasi Style (all type), Kelas Vespa PS/PX Series Original Style (1970 – 1980), kelas Scooter all type Retro Style (1950 – 1980), kelas Scooter Goodlooking 2 Stroke (Clasic Vespa), kelas Scooter Goodlooking 4 Stroke (Modern Vespa), kelas Scooter Racing 2 Sroke (Classic Vespa), kelas Scooter Racing 4 Stroke (Modern Vespa), kelas Vespa Master Restorasi Style (GS 150, GS 160, SS 180, SS 50, SS 90, V30 – 33).

Informasi terbaru seputar Indonesian Scooter Festival 2019 bisa diikuti melalui akun instagram (IG) @indonesianscooterfest atau diakses pada laman https:// indonesianscooterfestival.com/

Editor : DA

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home