Google+
Loading...
EKONOMI
Penulis: Reporter Satuharapan 22:06 WIB | Selasa, 19 Februari 2019

Karl Lagerfeld, Perancang Mode Papan Atas Meninggal Dunia

Perancang mode Karl Lagerfeld, dengan penampilan khasnya, berkacamata hitam, berjaket hitam, dengan tatanan rambut buntut kuda. (Foto: NSS Mag/Avilean Costa Sport)

PARIS, SATUHARAPAN.COM – Perancang mode terkenal, Karl Lagerfeld, meninggal dunia di Paris, Prancis, pada usia 85 tahun.

Perancang mode Jerman, direktur kreatif untuk rumah mode Chanel dan Fendi itu, adalah salah satu tokoh industri fashion yang paling produktif, dan bekerja sampai akhir hayatnya.

Lagerfeld juga merancang koleksi untuk mereknya sendiri dan berkolaborasi dengan merek H&M koleksi high street.

Perancang busana itu mengalami gangguan kesehatan beberapa minggu terakhir ini, dan telah melewatkan sejumlah peragaan busana.

Banyak industri fashion papan atas memberikan penghormatan kepada Lagerfeld, termasuk desainer Italia Donatella Versace.

Desainer Henry Holland juga memposting penghargaannya kepada Lagerfeld di media sosial, menggunakan salah satu kutipan Lagerfeld sendiri, “To design is to breathe, so if I can’t breathe I’m in trouble”.

Caroline Rush, kepala eksekutif British Fashion Council, mengemukakan, “Kami sangat sedih mendengar berita Karl Lagerfeld meninggal hari ini. Kontribusinya yang tak tertandingi untuk industri fashion mengubah cara wanita berpakaian dan memahami mode. Ia menginspirasi generasi desainer muda dan akan terus melakukannya.”

Mendorong Desainer Baru

Ia dilahirkan dengan nama Karl Otto Lagerfeldt pada 1933 di Jerman sebelum perang. Lagerfeld mengubah nama aslinya dari Lagerfeldt, karena meyakini nama itu terdengar “lebih komersial”.

Ia beremigrasi ke Paris saat remaja, dan menjadi asisten desain untuk Pierre Balmain, sebelum bekerja di Fendi dan Chloe pada tahun 1960-an.

Namun, sang desainer kemudian lebih dikenal karena hubungannya dengan label Prancis, Chanel.

Ia memulai karier panjangnya dengan rumah mode pada tahun 1983, satu dekade setelah Coco Chanel meninggal. Desain Lagerfeld membawa sentuhan baru label tersebut, menambahkan kemewahan pada setelan jas wol unggulan rumah mode adibusana terkenal itu.

Lagerfeld bekerja tanpa lelah, secara bersamaan menggali dan mengeksplorasi koleksi untuk Fendi LVMH dan labelnya sendiri, hingga akhir hayatnya.

Ia juga mendorong desainer baru-desainer baru, seperti Victoria Beckham, yang memujinya karena kebaikannya.

Lagerfeld dikenal karena penampilannya yang khas pada tahun-tahun terakhirnya. Ia secara teratur mengenakan jas hitam, dilengkapi dengan kacamata hitam, dengan rambutnya yang putih diekor kuda.

Lagerfeld berkata tentang penampilannya, “Saya seperti karikatur diri saya sendiri, dan saya menyukainya.” (bbc.com)

Editor : Sotyati

Back to Home