Google+
Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 07:24 WIB | Selasa, 12 Mei 2015

Kasal: Visi Poros Maritim Membuka Harapan Bangsa

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi saat membuka acara Seminar Nasional tentang Poros Maritim Dunia yang digelar dalam rangka hari Pendidikan TNI AL di Komando Pengembangan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal), Senin (11/5) di Surabaya (Foto: Puspen TNI)

SURABAYA, SATUHARAPAN.COM – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan bahwa visi poros maritim dunia yang dijalankan pemerintah saat ini membuka harapan baru bagi aktivitas maritim bangsa Indonesia yang selama ini terbelenggu oleh pandangan-pandangan agraris.

“Bangsa ini perlu bergeliat kembali memotivasi segala bidang pembangunan untuk mewujudkan harapan yang selama ini terabaikan. Dari segi proses transformasi, hal ini bukan sesuatu yang mudah karena berhubungan dengan pola pikir dan kebiasaan serta budaya yang telah terpatri selama bertahun-tahun,” kata Kasal Laksamana TNI Ade Supandi saat membuka acara Seminar Nasional tentang Poros Maritim Dunia yang digelar dalam rangka hari Pendidikan TNI AL di Komando Pengembangan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) di Surabaya, Senin (11/5).

Menurut Kasal untuk menuju ke arah pola pikir maritim, perubahan harus dilaksanakan secara mendasar, bertahap dan komprehensif.

“Kehidupan maritim bangsa seakan-akan telah lama hilang, sehingga proses transformasi yang dibutuhkan tidak sekedar langkah-langkah optimalisasi atau revitalisasi, namun harus menjurus ke arah resureksi atau membangkitkan kembali sesuatu yang telah lama tiada, agar seluruh komponen bangsa berkonsentrasi secara bersama-sama untuk meletakkan dasar, pemahaman dan tindakan yang sejalan,” kata dia.

Kasal menekankan, saat ini setidaknya terdapat tiga jenis tantangan yang akan dihadapi, yaitu: pertama tantangan taktis, yang inheren dengan subyek pembangunan poros maritim dunia secara internal. Kedua, tantangan operasional yang mempengaruhi proses pelaksanaannya dan ketiga adalah tantangan strategis yang berhubungan dengan reaksi dan pengaruh eksternal.

Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, dan dalam upaya melaksanakan pembangunan menuju negara maritim yang besar, kuat dan makmur, papar Kasal, pembangunan yang dilaksanakan harus mengacu pada fungsi laut bagi bangsa Indonesia, sehingga pembangunan dapat terarah sesuai manfaat yang diharapkan.

“Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memadukan pemikiran demi meraih kembali kejayaan bangsa Indonesia yang dulu pernah berkibar dan tersohor hingga ke penjuru dunia sebagai bangsa maritim sejati, “ katanya. (Puspen TNI)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
7 Dasawarsa BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home